Min.co.id | Ciamis – Asap mengepul dari kebun bambu di Dusun Warungjati RT 018 RW 007, Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026) siang. Api membakar lahan milik warga dengan luas sekitar 3.000 meter persegi.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Kondisi lahan yang dipenuhi bambu membuat keberadaan bara dan kepulan asap menjadi perhatian karena api dikhawatirkan kembali muncul dan merembet ke area di sekitarnya.
Kepala Dusun setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada UPTD Pemadam Kebakaran Ciamis. Petugas pemadam bersama masyarakat mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman hingga kobaran berhasil dikendalikan.
Informasi awal yang diperoleh di lokasi menyebut kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke lahan bambu. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.
Polsek Cijeungjing turut melakukan pengecekan di lokasi untuk memastikan kondisi pascakebakaran serta berkoordinasi dengan unsur terkait. Polisi juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman setelah proses pemadaman dilakukan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cijeungjing IPTU Purwanto mengatakan, penanganan kebakaran membutuhkan respons cepat karena api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.
“Dalam peristiwa kebakaran ini, sinergi antara kepolisian, petugas Damkar, pemerintah setempat dan masyarakat menjadi sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar IPTU Purwanto.
Ia mengingatkan warga agar tidak menganggap sepele aktivitas yang menggunakan api, termasuk ketika membakar sampah. Api yang tidak diawasi dapat merembet ke vegetasi di sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian tidak terkendali dan menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” katanya.
Masyarakat juga diminta memastikan bara benar-benar padam setelah aktivitas pembakaran selesai. Pengawasan menjadi penting ketika api digunakan di sekitar lahan yang terdapat tanaman atau material yang mudah terbakar.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material juga tidak dilaporkan.
Setelah pemadaman selesai, api dipastikan telah padam dan kondisi di sekitar Dusun Warungjati kembali aman. Polisi mengingatkan masyarakat untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan kebakaran atau titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi










Komentar