Di Tengah Kemarau, 5.000 Liter Air Menjadi Harapan bagi Warga Tanjungasih

Min.co.id | Ciamis –  Di tengah musim kemarau, air bersih bukan lagi sekadar kebutuhan sehari-hari bagi warga Dusun Tanjungasih, Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Ketika persediaan mulai terbatas, datangnya air menjadi kabar yang langsung menyentuh kebutuhan paling dasar: memasak, minum, dan memenuhi keperluan rumah tangga.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Dusun Tanjungasih pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Penyaluran tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Sukasetia Aipda Toto Heryanto, Babinsa Sukasetia Kopda Chandra, Kepala Desa Sukasetia Tono Kartono bersama perangkat desa.

Bagi warga yang tengah menghadapi keterbatasan ketersediaan air, bantuan itu datang sebagai penopang kebutuhan sehari-hari. Di sisi lain, proses penyalurannya juga membutuhkan keteraturan agar bantuan dapat diterima masyarakat dengan aman dan lancar.

Musim kemarau sering kali membuat kebutuhan yang biasanya dianggap biasa menjadi persoalan. Air yang setiap hari digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga tiba-tiba memiliki nilai yang jauh lebih besar ketika ketersediaannya terbatas.

Kondisi itulah yang membuat penyaluran air bersih di Tanjungasih menjadi penting bagi warga penerima.

Di tengah kegiatan tersebut, unsur TNI, pemerintah desa, dan kepolisian hadir bersama. Bhabinkamtibmas tidak hanya memantau jalannya penyaluran, tetapi juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar kegiatan berlangsung tertib.

Kehadiran aparat dalam situasi seperti ini menunjukkan bahwa persoalan masyarakat tidak selalu berbentuk gangguan keamanan. Kebutuhan dasar warga juga membutuhkan perhatian dan koordinasi lintas unsur ketika kondisi di lapangan memerlukannya.

Bhabinkamtibmas Desa Sukasetia Aipda Toto Heryanto, Babinsa Sukasetia Kopda Chandra, serta Kepala Desa Sukasetia Tono Kartono bersama perangkat desa terlibat dalam kegiatan penyaluran.

Bagi pemerintah desa, bantuan air menjadi bagian dari upaya membantu warga menghadapi keterbatasan air bersih. Sementara bagi kepolisian, kehadiran personel juga berkaitan dengan memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Cihaurbeuti IPTU Agus Predi Miharom, S.I.P., M.Si. mengatakan kepolisian akan mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir dan bersinergi dengan TNI serta pemerintah desa dalam membantu masyarakat. Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian bersama kepada warga yang membutuhkan sekaligus wujud pelayanan Polri agar masyarakat merasa terlindungi dan diperhatikan,” ujar IPTU Agus Predi Miharom.

Menurutnya, koordinasi tiga unsur di tingkat desa penting ketika menghadapi persoalan yang menyentuh kehidupan masyarakat. Warga juga diimbau memanfaatkan bantuan air bersih dengan baik serta tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Seorang warga Dusun Tanjungasih mengaku terbantu dengan adanya penyaluran air bersih tersebut. Menurutnya, bantuan itu dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di tengah keterbatasan air.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Bantuan sebanyak 5.000 liter sangat membantu kebutuhan warga. Kami juga berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas dan seluruh pihak yang sudah hadir membantu masyarakat,” ungkap warga tersebut.

Bantuan 5.000 liter itu memang tidak serta-merta menghapus persoalan ketersediaan air. Namun, bagi warga yang sedang menghadapi keterbatasan, setiap bantuan yang datang memiliki arti tersendiri.

Ada kebutuhan rumah tangga yang harus tetap berjalan. Ada warga yang membutuhkan air untuk aktivitas sehari-hari. Dan ada kerja bersama antara pemerintah desa, TNI, dan kepolisian untuk memastikan bantuan dapat sampai kepada masyarakat.

Berdasarkan keterangan kepolisian, selama kegiatan penyaluran air bersih berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Di Tanjungasih, kemarau mengingatkan kembali bahwa sesuatu yang tampak sederhana—seperti air—bisa menjadi kebutuhan yang sangat berarti ketika persediaannya mulai terbatas.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed