Ketika Demokrasi Desa Mulai Disiapkan, Polisi Ikut Menjaga Langkah Sukanagara

Min.co.id | Ciamis – Jauh sebelum warga Desa Sukanagara menentukan pilihan di bilik suara, ada tahapan yang harus lebih dulu disiapkan. Salah satunya adalah membentuk orang-orang yang akan berada di balik proses pemilihan kepala desa, mulai dari mengurus daftar pemilih hingga mengawal jalannya pemungutan dan penghitungan suara.

Tahapan itu berlangsung di Aula Kantor Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Selasa (1/9/2026). Mulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai, jajaran Polsek Lakbok hadir untuk memantau pembentukan dan pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.

Kehadiran kepolisian dalam tahapan awal tersebut bukan untuk masuk ke ranah penyelenggaraan pemilihan, melainkan memastikan proses berlangsung dalam situasi yang aman dan tertib.

Dalam kegiatan itu, hadir Camat Lakbok, Kepala Desa Sukanagara, Danramil Lakbok, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), ketua RW dan RT, tokoh agama, tokoh masyarakat serta unsur terkait lainnya.

Panitia yang dibentuk kemudian dilantik melalui pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara dan pakta integritas. Setelah resmi menjalankan tugas, mereka akan menghadapi rangkaian pekerjaan yang tidak sederhana.

Mulai dari pendaftaran pemilih, pendaftaran bakal calon kepala desa, proses seleksi dan penetapan calon, tahapan kampanye, hingga pemungutan serta penghitungan suara menjadi bagian dari rangkaian yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan.

Di titik inilah pengamanan menjadi bagian penting. Perbedaan pilihan dalam pemilihan kepala desa merupakan hal yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi, tetapi perbedaan tersebut tetap membutuhkan ruang yang aman agar tidak berkembang menjadi persoalan di tengah masyarakat.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto, mengatakan kepolisian akan mengedepankan langkah preventif, koordinasi dan komunikasi selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

“Polri akan terus hadir dalam setiap tahapan Pilkades untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan, menghormati proses yang sedang berlangsung serta bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif hingga seluruh tahapan Pilkades selesai,” ujar IPTU Tri Widiyanto.

Pengawasan keamanan juga tidak hanya bertumpu pada kehadiran petugas. Kepolisian mengajak pemerintah desa, panitia, BPD dan unsur masyarakat membangun komunikasi sejak awal untuk mengantisipasi potensi kerawanan.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi memicu keresahan selama tahapan pemilihan berlangsung.

Bagi Sukanagara, pembentukan panitia menjadi salah satu pintu awal menuju hari ketika suara warga akan menentukan arah kepemimpinan desa. Karena itu, proses tersebut membutuhkan ketelitian penyelenggara sekaligus kedewasaan seluruh pihak yang terlibat.

Pemantauan kegiatan pembentukan dan pelantikan Panitia Pilkades Desa Sukanagara berlangsung aman dan terkendali. Polsek Lakbok selanjutnya akan melakukan pemantauan dan koordinasi pada tahapan-tahapan berikutnya sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkades Serentak 2026.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed