Min.co.id | Ciams – Perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak selalu berarti berakhirnya hubungan dengan masyarakat. Di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, penarikan mahasiswa STAI Putra Galuh Ciamis justru menjadi penanda bahwa rangkaian pengabdian telah selesai, sementara hubungan yang terbangun selama berada di tengah warga diharapkan tetap berlanjut.
Penarikan mahasiswa KKN Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) STAI Putra Galuh Ciamis Tahun 2026 berlangsung di Desa Bangunharja, Rabu (26/8/2026), mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan STAI Putra Galuh Ciamis, Camat Cisaga Osep Hernandi, Kepala Desa Bangunharja Carikin, Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal, perwakilan Koramil 1312 Cisaga, dosen pembimbing lapangan, perangkat desa, tokoh masyarakat dan agama, mahasiswa KKN serta tamu undangan lainnya.
Selama menjalankan KKN, para mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang telah disusun kampus. Mereka juga berinteraksi dengan pemerintah desa dan masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian dan pemberdayaan.
Interaksi tersebut membuat mahasiswa berhadapan langsung dengan kehidupan masyarakat desa—mulai dari kebutuhan warga, kegiatan sosial hingga persoalan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, acara penarikan bukan sekadar agenda administratif. Ada pertemuan antara mahasiswa yang harus kembali ke kampus dengan warga yang selama beberapa waktu menjadi bagian dari perjalanan pengabdian mereka.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembukaan, sambutan, penyampaian laporan, kesan dan pesan mahasiswa, hingga prosesi penarikan.
Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan kondusif.
Menurutnya, kehadiran kepolisian dalam kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya membangun hubungan yang baik dengan berbagai unsur.
“Kami terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan pendidikan dan pengabdian seperti KKN. Kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memastikan kegiatan berjalan dengan tertib serta kondusif,” ujar Misman.
Ia juga mengapresiasi mahasiswa yang telah berbaur dengan masyarakat selama menjalankan program KKN di Desa Bangunharja.
Bagi kepolisian, kegiatan semacam ini memiliki arti lebih luas karena mempertemukan tiga unsur penting dalam kehidupan masyarakat: lembaga pendidikan, pemerintah desa dan warga.
Bagi masyarakat Desa Bangunharja, keberadaan mahasiswa selama KKN meninggalkan pengalaman tersendiri. Kehadiran mereka dinilai ikut memperkaya kegiatan masyarakat dan membuka ruang interaksi antara generasi muda dengan warga desa.
Seorang warga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa sekaligus berharap hubungan yang telah terbentuk tidak berakhir ketika program KKN selesai.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang selama ini sudah ikut berbaur dan berkontribusi dalam kegiatan di desa. Semoga hubungan baik yang sudah terjalin tetap berlanjut meskipun mahasiswa sudah kembali ke kampus,” ungkapnya.
Harapan tersebut menjadi bagian penting dari sebuah program pengabdian. Sebab, keberhasilan KKN tidak hanya dapat dilihat dari berapa banyak kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari hubungan dan manfaat yang tersisa setelah mahasiswa meninggalkan lokasi.
Penarikan mahasiswa KKN STAI Putra Galuh Ciamis akhirnya menjadi sebuah titik temu antara akhir program dan awal dari pengalaman baru bagi para mahasiswa.
Mereka kembali ke kampus dengan membawa pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sementara warga melepas mereka dengan harapan kontribusi yang pernah diberikan dapat menjadi bagian dari hubungan yang terus terjaga.
Di tengah prosesi tersebut, kepolisian hadir memastikan kegiatan berlangsung aman. Namun lebih dari sekadar pengamanan, pertemuan itu memperlihatkan bagaimana pendidikan, pemerintahan desa, masyarakat dan kepolisian dapat berada dalam satu ruang untuk mendukung kegiatan yang memberi manfaat bagi warga.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi aman, tertib dan kondusif.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar