Jelang Pilkades Serentak, Linmas Lakbok Diminta Netral dan Tak Mudah Terprovokasi

Min.co.id |Ciamis – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Ciamis 2026, kesiapan menjaga keamanan tidak hanya menjadi pekerjaan aparat. Di tingkat desa, Linmas, pemerintah, TNI dan masyarakat memiliki peran yang sama penting untuk memastikan perbedaan pilihan tidak berubah menjadi konflik.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan pemberdayaan perlindungan masyarakat yang digelar di Aula Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Rabu (26/8/2026), mulai pukul 13.00 WIB.

Forum tersebut mempertemukan unsur Kecamatan Lakbok, Satpol PP Kabupaten Ciamis, Polsek Lakbok, Koramil 1315 Lakbok, pemerintah desa, Linmas, Karang Taruna, BPD, kader desa serta tokoh masyarakat dari Desa Sukanagara dan Desa Sidaharja.

Bagi peserta, pertemuan ini menjadi ruang untuk menyamakan langkah menghadapi potensi persoalan keamanan, khususnya ketika tahapan Pilkades mulai memasuki suasana politik di tingkat desa.

Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto mengingatkan bahwa Linmas memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah desa dan aparat keamanan menjaga ketenteraman lingkungan.

Perannya tidak sebatas hadir ketika ada kegiatan pemerintahan atau pengamanan tertentu. Linmas juga diharapkan mampu membaca situasi di lingkungannya dan segera menyampaikan informasi apabila muncul persoalan yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan atau konflik sosial.

Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa dan Polsek Lakbok dinilai penting agar persoalan dapat ditangani sebelum membesar.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi persoalan serta tidak langsung mempercayai informasi yang beredar sebelum mengetahui kebenarannya.

Memasuki Pilkades Serentak 2026, pesan mengenai netralitas menjadi perhatian khusus.

Anggota Linmas diharapkan tidak berpihak kepada calon kepala desa tertentu, tidak terlibat dalam kampanye maupun politik praktis, serta tetap menjalankan tugas sesuai peran dan ketentuan yang berlaku.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memutus hubungan sosial. Provokasi, berita bohong, isu SARA dan informasi yang belum terverifikasi justru berpotensi memperkeruh suasana.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto mengatakan keamanan Pilkades membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Menjelang Pilkades, Linmas harus tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Apabila menemukan persoalan maupun informasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa atau Polsek Lakbok,” ujar IPTU Tri.

Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Yang perlu dijaga adalah agar perbedaan tersebut tidak berkembang menjadi pertentangan antarkelompok maupun merusak hubungan antarwarga.

Peserta kegiatan menyambut positif koordinasi tersebut. Bagi masyarakat, pesan mengenai netralitas dan kewaspadaan menjadi semakin penting karena Pilkades bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial warga desa.

Salah seorang peserta mengatakan perbedaan pilihan seharusnya tidak menghilangkan hubungan baik antarwarga.

“Menjelang Pilkades, kami memang harus lebih menjaga kerukunan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas. Kami berharap seluruh masyarakat bisa tetap bersatu meskipun memiliki pilihan yang berbeda,” ungkapnya.

Harapan tersebut menjadi pekerjaan bersama. Sebab, suasana aman tidak hanya ditentukan oleh kesiapan petugas, tetapi juga oleh kedewasaan masyarakat dalam menyikapi perbedaan.

Pilkades pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan suara terbanyak. Di balik proses pemilihan terdapat hubungan sosial yang akan terus berlangsung setelah pemungutan suara selesai.

Karena itu, menjaga komunikasi, menahan diri dari provokasi dan menghormati pilihan orang lain menjadi bagian penting dari demokrasi di tingkat desa.

Melalui koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah, Linmas dan masyarakat, Kecamatan Lakbok berupaya membangun kesiapan menghadapi Pilkades Serentak 2026.

Tantangannya bukan semata memastikan tahapan pemilihan berjalan aman, tetapi juga menjaga agar pesta demokrasi tidak meninggalkan perpecahan di tengah masyarakat.

Penulis: Redaksi 
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed