Pramuka Majalengka Uji Ketangguhan Peserta di Empat Kecamatan

Min.co.id | Majalengka – Terik matahari tidak menyurutkan semangat ratusan anggota Pramuka yang mengikuti rangkaian kegiatan Ita Jamnas (Ikut Serta Jambore Nasional) 2026 dan Lomba Tingkat II (LT-II) di wilayah tengah Kabupaten Majalengka.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Sindang, Sukahaji, Sindangwangi, dan Rajagaluh tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus menjadi lokasi monitoring Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka.

Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan di tingkat Kwartir Ranting (Kwarran), termasuk kesiapan peserta, pembinaan, serta pelaksanaan berbagai kegiatan kepramukaan di lapangan.

Antusiasme peserta terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Anggota Pramuka dari berbagai Gugusdepan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, meski harus menjalani aktivitas di tengah kondisi cuaca yang cukup terik.

Camat Turun ke Lapangan

Dukungan dari unsur pemerintahan kecamatan juga terlihat dalam kegiatan tersebut. Camat Rajagaluh dan Camat Sukahaji hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi pembina upacara pembukaan.

Dalam amanatnya, Camat Sukahaji, Party, memberikan dorongan kepada peserta agar tidak menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan untuk mengurangi semangat mengikuti kegiatan.

“Semangat yang terus membara di tengah teriknya panas ini akan menjadi pengalaman berharga bagi setiap anggota Pramuka dari setiap pangkalan sekolah,” ujar Party saat memberikan amanat.

Bagi peserta, pengalaman menghadapi kondisi lapangan menjadi bagian dari proses pembelajaran. Mereka tidak hanya dituntut mengikuti kegiatan sesuai aturan, tetapi juga belajar menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama.

Empat Kecamatan dalam Satu Perkemahan

Pelaksanaan Ita Jamnas di Kabupaten Majalengka tahun ini dibagi dalam tiga zona, yakni wilayah utara, tengah, dan selatan. Wilayah tengah mencakup Kecamatan Sindang, Sukahaji, Sindangwangi, dan Rajagaluh.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan anggota Pramuka melalui LT-II yang berlangsung di tingkat kwartir ranting.

Monitoring Kwarcab dilakukan untuk memastikan kegiatan di lapangan berjalan sesuai tujuan pembinaan dan tetap memperhatikan aspek ketertiban serta keamanan peserta.

Kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai pangkalan sekolah dalam suasana perkemahan yang menuntut mereka untuk berinteraksi, bekerja sama, dan menyelesaikan berbagai aktivitas secara berkelompok.

Bagi Gerakan Pramuka, proses seperti itu menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Kemandirian tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi ditempa melalui pengalaman langsung selama mengikuti kegiatan.

Kegiatan Ita Jamnas dan LT-II di wilayah tengah Majalengka pun tidak berhenti pada persoalan siapa yang paling unggul dalam perlombaan. Di balik aktivitas tersebut, terdapat proses belajar untuk membangun disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan keberanian menghadapi tantangan.

Rangkaian kegiatan di empat kecamatan itu menjadi salah satu gambaran bagaimana pembinaan Pramuka dilakukan dari tingkat akar rumput. Semangat peserta di tengah panasnya lapangan sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan masih memiliki ruang penting dalam membentuk pengalaman dan karakter generasi muda.

Penulis: Taufik Hidayat
Editor: Redaksi min.co.id
Sumber: Peliputan kegiatan dan keterangan pihak terkait

Komentar

News Feed