May Day Tanpa Konflik, Kapolda Jabar Dinilai Berhasil Bangun Harmoni Buruh dan Polri

Min.co.id | Bandung – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di wilayah Jawa Barat berlangsung berbeda. Di tengah potensi gesekan yang kerap membayangi aksi massa buruh, tahun ini suasana justru berjalan damai, tertib, dan penuh kebersamaan. Sekitar 95 ribu buruh yang turun dalam berbagai rangkaian kegiatan di sejumlah daerah Jawa Barat berhasil mengikuti peringatan May Day tanpa konflik sedikit pun.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari pola pengamanan humanis yang diterapkan Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan bersama jajaran Polda Jawa Barat. Pendekatan persuasif dan edukatif yang dikedepankan dinilai mampu menciptakan suasana aman tanpa mengurangi semangat perjuangan para buruh dalam menyampaikan aspirasi.

Atas keberhasilan tersebut, berbagai organisasi serikat pekerja dan federasi buruh secara resmi menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jabar dan seluruh personel kepolisian yang bertugas selama peringatan May Day berlangsung.

Dalam surat yang disampaikan PD FSP RTMM-SPSI Provinsi Jawa Barat, disebutkan bahwa sinergitas antara buruh dan Polri berhasil menciptakan suasana yang sejuk, harmonis, dan kondusif sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar.

Apresiasi serupa juga datang dari PD FSP KEP SPSI Jawa Barat yang menilai jajaran Polda Jabar berhasil mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam pengamanan aksi buruh.

Sementara itu, PD FSP KAHUT Indonesia KSPSI-AGN Jawa Barat dan DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Jawa Barat turut memberikan penghargaan atas dedikasi aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban sekaligus mengayomi peserta aksi.

“Keberhasilan pengamanan May Day 2026 menjadi bukti nyata sinergitas yang baik antara Polri dan seluruh elemen buruh di Jawa Barat,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, Polda Jabar sengaja mengedepankan pola pengamanan yang lebih humanis dan profesional agar para buruh tetap dapat menyampaikan aspirasi dengan nyaman tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun aktivitas masyarakat lainnya.

“Polda Jabar mengedepankan pola pengamanan yang humanis, profesional, dan persuasif sehingga seluruh rangkaian kegiatan May Day dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya konflik. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan harmonis,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan zero conflict tersebut menunjukkan tingginya kesadaran para buruh dalam menjaga ketertiban serta menyampaikan aspirasi secara damai dan dewasa.

Pengamanan May Day 2026 sendiri melibatkan ribuan personel gabungan yang disiagakan di berbagai titik kegiatan di Jawa Barat guna memastikan jalannya aksi tetap aman dan kondusif.

Di balik ribuan massa yang turun ke jalan, tersimpan pesan penting tentang bagaimana dialog, pendekatan kemanusiaan, dan saling menghormati mampu menciptakan suasana yang damai. May Day tahun ini bukan hanya menjadi momentum perjuangan kaum buruh, tetapi juga simbol harmoninya hubungan antara pekerja dan aparat dalam menjaga stabilitas bersama.

Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Bid Humas Polda Jabar – Diolah Redaksi

Komentar

News Feed