Min.co.id | Tulungagung — Di bawah terik matahari dan suara denting besi konstruksi, semangat gotong royong antara TNI dan warga kembali hidup di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (7/5/2026).
Bersama-sama, mereka mengangkat balok baja raksasa demi satu tujuan: mempercepat berdirinya Jembatan Garuda yang kelak menjadi urat penghubung aktivitas masyarakat.
Personel Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo bersama warga tampak kompak memasang balok baja struktur tipe Wide Flange (WF) yang menjadi rangka utama jembatan. Di tengah medan pekerjaan yang tidak ringan, kebersamaan justru menjadi tenaga utama yang menguatkan proses pembangunan tersebut.
Sertu Bambang Purwadi bersama anggota koramil dan masyarakat sejak pagi terlihat bahu membahu mengangkat serta menempatkan girder baja WF pada titik konstruksi yang telah dipersiapkan.
Pemasangan balok baja WF menjadi tahapan penting dalam pembangunan Jembatan Garuda karena berfungsi sebagai penyangga utama struktur jembatan agar lebih kuat, kokoh, dan mampu menopang beban secara maksimal.
Bagi warga Desa Samar, pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur. Jembatan itu menjadi harapan baru untuk memperlancar akses aktivitas sehari-hari, mempermudah mobilitas antarwilayah, hingga mendukung roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Pagerwojo.
“Kebersamaan yang terjalin selama pembangunan ini menjadi semangat positif untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Kami berharap Jembatan Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi aktivitas masyarakat,” ujar Sertu Bambang Purwadi.
Di tengah perkembangan pembangunan, suasana gotong royong antara aparat dan warga terlihat begitu kuat. Sebagian warga membantu proses pengangkatan material, sementara lainnya memastikan pekerjaan berjalan aman dan lancar.
Sementara itu, Danramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, Kapten Arm Bambang Supanidi, mengapresiasi semangat masyarakat yang terus menjaga kekompakan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kegiatan hari ini menunjukkan kuatnya sinergi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Semangat seperti ini menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan demi kepentingan warga,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penting penunjang aktivitas dan perekonomian desa.
Di tengah perkembangan zaman, semangat gotong royong yang terlihat di Desa Samar menjadi gambaran bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan baja, tetapi juga tentang kebersamaan, kepedulian, dan harapan yang dibangun bersama.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo – Diolah Redaksi










Komentar