Kapolda Jabar Pererat Ikatan dengan Santri di Ciamis

Min.co.id | Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui kegiatan silaturahmi di Pondok Pesantren Darussalam Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi menjaga situasi kamtibmas yang aman sekaligus mendukung pembinaan generasi muda.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Kombes Pol Asep Akbar Hikmana, Kombes Pol Sukendar Eka Ristiyan Putra, Kombes Pol Wadi Sa’bani, serta Kombes Pol Adiwijaya. Turut hadir Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah beserta jajaran, serta pimpinan pesantren Fadlil Yani Ainusyamsi.

Suasana hangat langsung terasa sejak awal kegiatan. Kapolda Jabar disambut dengan pengalungan sorban kehormatan sebagai simbol penghormatan dan penerimaan sebagai bagian dari keluarga besar santri. Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan emosional antara aparat kepolisian dan lingkungan pesantren.

Tak hanya silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial. Sebanyak 42 penerima yang terdiri dari santri dan tenaga pendidik menerima santunan secara simbolis. Bahkan, empat orang mendapatkan paket umrah sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian sosial yang disambut haru oleh keluarga besar pesantren.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa pesantren merupakan pilar penting dalam sistem pendidikan nasional. Tidak hanya mencetak generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dalam nilai akhlak, spiritualitas, dan kebangsaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan, serta menanamkan sikap saling menghormati di antara sesama.

“Sinergi antara Polri dan pesantren sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun kesadaran kolektif masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, pihak pesantren menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Kehadiran langsung pimpinan kepolisian dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa aman dalam kegiatan belajar mengajar.

Antusiasme juga datang dari masyarakat sekitar dan keluarga besar pesantren. Silaturahmi ini dinilai mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara kepolisian dan pesantren semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta melahirkan generasi masa depan yang berakhlak dan berdaya saing.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Diolah dari Humas Polda Jabar

Komentar

News Feed