PONTIANAK | Pontianak bukan sekadar ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Kota yang dijuluki Kota Khatulistiwa ini memiliki identitas geografis yang unik tepat dilintasi garis nol derajat bumi. Di kawasan Siantan, berdiri kokoh Tugu Khatulistiwa, penanda abadi yang membuat Pontianak berbeda dari kota-kota lain di Indonesia.
Namun, keunikan itu juga membawa konsekuensi. Suhu udara di Pontianak dikenal cukup ekstrem. Pada siang hari, panas bisa menyentuh 35 derajat Celsius, diperparah oleh kelembapan tinggi khas daerah yang dilalui Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.
Di balik teriknya matahari khatulistiwa, Pontianak menyimpan “senjata rahasia”: ragam minuman khas yang menyegarkan tubuh dan menenangkan tenggorokan. Tak hanya jeruk Pontianak yang melegenda, kota ini juga menawarkan deretan minuman tradisional hingga kopi legendaris yang siap memulihkan energi.
Berikut tujuh minuman khas Pontianak yang menjadi favorit warga lokal sekaligus buruan wisatawan:
1. Ce Hun Tiao, Es Campur Khas Khatulistiwa
Dikenal juga sebagai Ce Hun Tiaw, minuman ini kerap disebut es campur ala Pontianak. Isinya lengkap: kacang merah, cincau, jelly bening, ketan hitam, dan bongko—kue hijau pandan yang legit. Semua berpadu dengan es serut dan kuah santan encer yang gurih-manis. Minuman ini mudah dijumpai di kawasan Jalan W.R. Supratman atau Jalan Waru.
2. Es Krim Angi, Dingin dalam Batok Kelapa
Es krim khas Pontianak ini disajikan unik menggunakan batok kelapa muda sebagai mangkuk. Tiga scoop es krim homemade dengan rasa berbeda dipadukan dengan jelly panjang dan kacang merah. Perpaduan manis, gurih, dan segar menjadikannya favorit pelepas dahaga.
3. Es Lidah Buaya, Ikon Segar dari Pontianak
Pontianak dikenal sebagai salah satu produsen lidah buaya unggulan di Indonesia. Potongan lidah buaya yang kenyal dicampur sirup, es batu, dan kadang biji selasih, menjadikannya minuman favorit, terutama saat berbuka puasa.
4. Es Jagung Pontianak, Manis yang Tak Biasa
Terbuat dari jagung manis muda yang direbus hingga lembut, es jagung disajikan dengan es batu, gula, dan susu kental manis. Rasanya lembut dan manis alami, cocok dinikmati di tengah terik siang hari.
5. Es Jeruk Pontianak, Segar yang Melegenda
Jeruk Pontianak sudah lama dikenal karena rasa manis dan kesegarannya. Diperas dan disajikan dengan es batu, minuman ini menjadi simbol kesegaran sederhana namun tak tergantikan.
6. Liang Teh, Ramuan Penurun Panas Dalam
Minuman herbal ini diracik dari seduhan berbagai tanaman berkhasiat seperti kumis kucing, daun mint, dan herbal lainnya. Kata “liang” berarti dingin, mencerminkan fungsinya sebagai pereda panas dalam. Bisa dinikmati manis maupun tawar.
7. Kopi Asiang, Aroma Legenda Sejak 1958
Bagi pencinta kopi, Kopi Asiang adalah destinasi wajib. Warung kopi legendaris ini menyajikan kopi gaya Hainan dalam cangkir kecil khas kopitiam. Kopinya harum, sedikit berminyak, dan disandingkan dengan jajanan pasar seperti risoles dan kroket.
Dari minuman tradisional hingga kopi klasik, Pontianak menawarkan kesegaran yang tak sekadar memadamkan dahaga, tetapi juga menyimpan cerita budaya dan sejarah. Jadi, berkunjung ke Kota Khatulistiwa bukan hanya tentang menyaksikan garis nol derajat—melainkan juga menyesap kesegaran khas yang lahir dari panasnya matahari khatulistiwa. (*)










Komentar