oleh

PDIP Menang Di 4 Dari 17 Provinsi

-Politik-441 views

PDI Perjuangan gagal meraih kemenangan mayoritas di 17 provinsi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 ini.

Sebagian besar dari tujuh belas pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang diusung partai moncong putih itu meraih hasil jeblok.

Calon-calon PDI Perjuangan bahkan pertumbangan di basis-basis mereka, seperti di Jawa Timur.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, seperti Litbang Kompas, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Charta Politika,  dan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), PDI hanya menang di empat provinsi.

Pilkada di Provinsi Papua belum bisa dilaksanakan 100 persen karena ada dua kabupaten yang batal menggelar pemungutan suara hari ini.

Menkopolhukam Wiranto mengatakan, pilkada di Kabupaten Nduga dan Kabupaten Pinai Provinsi Papua ditunda karena gangguan keamanan.

Dengan demikian, 16 provinsi telah menggelar pemungutan suara dan hasil hitung cepatnya pun telah dipublikasikan baik oleh pasangan calon yang menang maupun oleh lembaga survei tersebut.

Data hitung cepat sejumlah lembaga survei, calon PDI Perjuangan hanya menang di Provinsi Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Malulu, dan Bali.

Jawa Tengah dan Bali adalah basis kekuatan PDI Perjuangan, selain di provinsi Jawa Timur.

Tetapi, calon PDIP di Jatim, Syaifulah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, kalah dari pasangan Khofifah Indra Parawansa- Emil Elestianto.

Hasil hitung cepat Pilkada di Jawa Timur menunjukkan, Syaifullah-Puti meraih suara 46,65 kalah dari Khofifah-Emil yang meraih dukungan 53,35 persen.

Di Sumatera Utara, jagoan PDIP Djarof-Sihar Sitorus hanya meraih dukungan 40,72 persen suara, kalah dari pasangan Edy Rahmayadi- Musa Rajekshahr yang meraih  59,28 persen.

Di Jawa Barat, jagoan PDIP juga menduduki posisi jeblok.

Dari empat pasangan cagub dan cawagub di Jawa Barat, jagoan PDIP Tb Hasanuddin-Anton  Charliyan menempati posisi buncit dengan meraih dukungan 12,31 persen suara.

PDIP Hanya Menang di 4 Provinsi

Dari 16 provinsi yang telah menyelesaikan pemungutan suara, jagoan PDIP hanya meraih kemenangan di empat provinsi.

PDIP kalah di 11 provinsi, sementara satu provinsi yaitu Maluku Utara hingga berita ini diturunkan belum diketahui hasilnya.

Dengan demikian, PDIP hanya meraih 25 persen kemenangan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Ini tanda merah dan alarm buat PDI Perjuangan agar lebih waspada dan bisa menyerap suara serta aspirasi rakyat jika tidak ingin jagoan-jagoannya akan terus bertumbangan.

Angka kemenangan ini juga sangat memprihatinkan karena PDIP adalah partai pemenang Pemilu 2014 dan berdasarkan hasil survei, partai ini pun diperkirakan bakal memenangi Pemilu 2019.

Keempat provinsi yang dimenangi PDIP pada Pilkada 2018 ini adalah Provinsi Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Bali, dan Maluku.

Di Provinsi Jawa Tengah, jagoan PDIP Ganjar Pranowo-Gus Yasin meraih 58,34 persen suara, mengalahkan pesaingnya, Sudirman-Ida Fauziah, yang meraih 41,66 persen suara.

Hasil survei sebelum pemungutan suara, Ganjar diperkirakan meraih dukungan 70-an persen. Karena itu, hasil quick count ini cukup mengejutkan karena  suara Sudirman-Ida melonjak sangat tinggi.

Di Provinsi  Sulawesi Selatan, jagoan PDIP yakni Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman meraih suara 43.15 persen.

Pasangan ini mengalahkan tiga calon lainnya yakni pasangan Nurdin Hallid-Aziz Qahhar Mudzakkar, Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo, dan Ichsan Yasin Limpo-Andi Musakkar.

Di Provinsi Bali, pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha yang diusung PDIP meraih dukungan 58.25 persen suara.

Pasangan Koster-Artha PDIP yang diusung PDIP, PAN, PKPI, dan Hanura mengalahkan pasangan  I. B. Rai Dharmawijaya-Ketut Sudikerta yang meraih 41.75 persen suara.

IB Rai-Ketut diusung oleh Partai Nasdem, Golkar, Demokrat, dan Gerindra.

Pasangan Irjen (Purn) Murad Islmail-Barnabas Ormo memenangi pilkada di Provinsi Maluku.

Jagoan PDIP ini mengalahkan calon petahana, yakni Ir Said Assagaff,  yang berpasangan dengan Ir Anderias Rentanubun.(wrtkt)

 

 

 

 

Komentar

News Feed