Aiptu Lia Tunjukkan Polisi Tak Hanya Siap Bertugas

Min.co.id | Bukit Tinggi — Garis finis menjadi penentu. Setelah menempuh 10 kilometer dengan mengandalkan kekuatan fisik dan ketahanan hingga kilometer terakhir, Aiptu Lia akhirnya berdiri di podium tertinggi Police Women Run di Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (27/9/2026).

Personel Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat itu meraih Juara 1 kategori Master TNI-Polri nomor 10K. Di balik hasil tersebut, ada satu hal yang tidak terlihat dalam daftar pemenang: kemampuan menjaga kondisi tubuh tetap prima di tengah tuntutan pekerjaan sebagai anggota kepolisian.

Aiptu Lia sehari-hari bertugas sebagai Ba Reg Ident Ditlantas Polda Jabar. Namun ketika memasuki lintasan lomba, atribut kedinasan berganti dengan perjuangan mengejar jarak dan waktu.

Sepuluh kilometer menjadi ujian tersendiri. Bukan hanya soal siapa yang berlari paling cepat, tetapi juga siapa yang mampu menjaga ritme, bertahan ketika tubuh mulai lelah, dan tetap melangkah sampai garis akhir.

Bagi seorang polisi, kebugaran bukan semata kebutuhan untuk mengikuti perlombaan. Kondisi fisik menjadi salah satu modal ketika harus menjalankan tugas di lapangan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, podium yang diraih Aiptu Lia dapat dilihat sebagai gambaran lain dari kehidupan personel kepolisian. Ada tuntutan untuk tetap siap secara fisik, sekaligus kesempatan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan positif.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap prestasi Aiptu Lia dapat menjadi pemacu bagi personel lain untuk menjaga kebugaran dan mengembangkan potensi masing-masing.

“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Polda Jawa Barat. Semoga capaian Aiptu Lia dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus menjaga kebugaran, mengembangkan potensi, dan mengharumkan nama institusi melalui berbagai prestasi positif,” ujar Hendra.

Bagi Aiptu Lia, 10 kilometer itu telah selesai. Tetapi bagi personel lain, kisah tersebut bisa menjadi pengingat bahwa menjaga kebugaran tidak harus menunggu ada perlombaan.

Sebab, sebelum seorang polisi diminta siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, tubuhnya terlebih dahulu harus siap diajak bekerja.

Penulis: Redaksi 
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jawa Barat,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed