Min.co.id | Jakarta – Hari pertama magang tinggal hitungan jam. Bagi peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II 2026, Minggu (20/9/2026) menjadi waktu terakhir untuk memastikan tidak ada persiapan yang terlewat sebelum mulai masuk pada Senin (21/9/2026).
Ada beberapa hal yang perlu dicek peserta sebelum berangkat ke tempat pemagangan. Mulai dari lokasi penempatan, kontak penyelenggara atau mentor, perlengkapan yang harus dibawa hingga tugas yang akan dijalankan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah meminta peserta mengecek kembali detail penempatan dan memastikan nomor telepon serta email yang digunakan saat pendaftaran tetap aktif.
Langkah sederhana itu penting agar peserta tidak kehilangan informasi dari penyelenggara menjelang hari pertama.
Peserta juga disarankan menghubungi penyelenggara atau mentor sebelum datang ke lokasi. Hal yang perlu dipastikan antara lain waktu kedatangan, alamat tempat pemagangan dan siapa yang harus ditemui ketika tiba.
“Hal yang perlu dipersiapkan oleh peserta magang yakni, cek detail penempatan, pastikan kontak aktif, hubungi penyelenggara atau mentor, menyiapkan perlengkapan kebutuhan magang, serta membaca kembali posisi tugas magang,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (20/9/2026).
Selain persoalan teknis, peserta perlu kembali membaca posisi dan tugas yang dipilih. Dengan begitu, peserta memiliki gambaran mengenai tanggung jawab yang akan dijalankan sejak hari pertama.
Kelengkapan administrasi dan perlengkapan magang juga perlu dipastikan sebelum berangkat. Peserta tidak perlu menunggu sampai berada di lokasi untuk mengetahui ada kebutuhan yang belum disiapkan.
Kemnaker berharap program tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman masuk ke tempat kerja. Pemagangan Nasional ditujukan untuk memberi pengalaman yang relevan dengan kompetensi peserta sekaligus membantu mereka mengembangkan kemampuan sebelum benar-benar memasuki dunia kerja.
“Kami berharap program pemagangan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi yang dimiliki. Melalui proses pemagangan yang tepat, peserta dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” kata Darmawansyah.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Biro Humas Kemnaker, diolah Redaksi










Komentar