JAKARTA | Akhir pekan biasanya identik dengan waktu istirahat. Namun, di KBRI Kuala Lumpur, Sabtu (17/1/2026) justru menjadi hari pelayanan istimewa bagi warga negara Indonesia (WNI). Melalui program Paspor Simpatik, KBRI membuka layanan perpanjangan paspor khusus untuk menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-76.
Layanan ini menjadi solusi bagi WNI di Malaysia yang selama ini kesulitan mengurus paspor karena terbentur jam kerja dan aktivitas sekolah. Tercatat, 93 pemohon mendaftar secara daring, sementara empat lainnya dilayani secara langsung.
Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur, Idul Adheman, menjelaskan bahwa Paspor Simpatik merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi yang jatuh pada 26 Januari 2026. Selain layanan paspor, kegiatan lain seperti donor darah dan bakti sosial turut digelar.
“Layanan ini kami batasi untuk perpanjangan atau penggantian paspor, bukan pembuatan paspor baru,” jelas Idul.
Antusiasme WNI yang tinggi membuka peluang bagi KBRI Kuala Lumpur untuk menghadirkan layanan serupa di masa mendatang. Paspor Simpatik dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat migran yang waktunya tersita oleh pekerjaan.
Bagi Afisyah, WNI yang telah tujuh tahun bekerja di Malaysia, layanan ini terasa sangat membantu. “Di hari kerja susah izin. Kalau ada layanan akhir pekan seperti ini, tentu sangat meringankan,” tuturnya.
Ia pun berharap Paspor Simpatik dapat digelar secara rutin agar semakin banyak WNI terbantu dalam mengurus dokumen keimigrasian mereka. (*)










Komentar