Setelah 161 Tahun di Eropa, Arca Ganesha Akhirnya Kembali ke Pangkuan Negeri

JAKARTA | Setelah lebih dari satu abad mengembara dari satu museum ke museum lain di Eropa, arca Ganesha akhirnya menjejakkan kembali “kakinya” di tanah air.

Pada 27 September 2024, simbol kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan itu resmi dipulangkan ke Indonesia sebuah peristiwa yang menggetarkan nurani sejarah bangsa.

Arca yang ditemukan di tepi Sungai Cisadane pada tahun 1863 itu kini berdiri anggun di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, bukan lagi sekadar benda purbakala, melainkan saksi bisu perjalanan panjang peradaban Nusantara.

Penyambutan penuh makna digelar bersama Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid dan perwakilan Kedutaan Besar Belanda, menandai babak baru diplomasi kebudayaan antara dua negara.

Bersama sejumlah artefak laintermasuk koleksi dari Candi Singosari dan Perang Puputan arca Ganesha menjadi simbol nyata perjuangan bangsa dalam merebut kembali warisan leluhur.

Kini, dengan wajah tenang dan senyum abadi, Sang Ganesha seakan berpesan kepada generasi muda: belajarlah dari masa lalu, rawatlah jati diri, dan junjung tinggi kebudayaan sendiri. Di tengah hiruk pikuk modernitas, kembalinya arca ini bukan sekadar repatriasi benda, melainkan repatriasi jiwa bangsa. (*)

Komentar

News Feed