Indramayu | Pernah bingung saat ditanya berapa cc motor kamu? Atau masih mengira cc itu sekadar angka di brosur dealer? Jika iya, kamu tidak sendirian. Banyak pengendara, bahkan yang mengaku bikers sejati, belum tentu tahu cara menghitung kapasitas mesin alias cubic centimeter (cc) kendaraan mereka.
Padahal, cc adalah salah satu indikator utama kekuatan mesin. Semakin besar cc, semakin besar pula tenaga yang bisa dihasilkan. Tapi jangan salah kaprah—besar cc bukan berarti motor pasti ngebut. Ada rumusnya, dan siapa pun bisa menghitungnya sendiri di rumah. Cuma butuh kalkulator dan sedikit pengetahuan teknis.
Gunakan rumus berikut:
CC = (π × D² × L × N) ÷ 4
Dimana:
-
π (pi) = 3,14
-
D = Diameter piston (dalam mm)
-
L = Langkah piston / stroke (dalam mm)
-
N = Jumlah silinder
Misalnya:
Sebuah motor 1 silinder punya bore (diameter piston) 62 mm dan stroke (langkah piston) 58 mm. Maka:
CC = (3,14 × 62² × 58 × 1) ÷ 4 = ± 175 cc
Cukup mudah bukan?
Menurut Fajar Alamsyah, mekanik senior di bengkel Mandiri Motor Indramayu, memahami rumus cc sangat penting apalagi bagi pecinta motor yang doyan modifikasi.
“Kadang ada orang ganti piston lebih besar buat nambah tenaga, tapi lupa ngitung cc-nya naik atau tidak. Kalau sampai cc-nya berubah signifikan, bisa pengaruh ke pajak, kategori SIM, bahkan aturan balap,” jelas Fajar, Selasa (29/7/2025).
Kenapa Harus Tahu CC Motor?
-
Penting untuk urusan pajak kendaraan
-
Menentukan jenis SIM C yang harus dimiliki
-
Mempengaruhi biaya perawatan dan konsumsi BBM
-
Krusial dalam dunia modifikasi dan drag race
Jadi, mulai sekarang jangan cuma hafal merk dan warna motor kamu. Tahu cara hitung cc bisa jadi pembeda antara rider biasa dan biker sejati!
Sudah cek cc motor kamu hari ini? (*)










Komentar