Min.co.id | Ciamis — Hajatan keluarga menjadi momen berkumpulnya kerabat dan tetangga. Di tengah suasana kebersamaan itu, warga juga diingatkan untuk tetap peduli terhadap keamanan lingkungan, mulai dari mencegah kebakaran hingga mewaspadai orang asing yang mengaku sebagai petugas pelayanan.
Pesan tersebut disampaikan Ps. Kanit Binmas Polsek Cisaga, Aipda Kusnendi, saat menyambangi kegiatan hajatan keluarga Moh Heri Kuntara di Dusun Sembungjaya, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Kamis (15/10/2026), sekitar pukul 13.00 WIB.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga itu dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diajak lebih peka terhadap kondisi sekitar dan segera berkoordinasi dengan kepolisian jika menemukan hal yang mencurigakan.
Salah satu perhatian yang disampaikan adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat, termasuk para kepala dusun, diingatkan agar tidak membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.
Kebiasaan yang terlihat sepele dapat berisiko ketika dilakukan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Karena itu, kepedulian warga dinilai penting untuk mencegah kebakaran yang dapat mengancam keselamatan, merusak lingkungan, dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Selain mengingatkan bahaya kebakaran, polisi meminta warga berhati-hati terhadap modus pencurian dengan penyamaran sebagai petugas pelayanan, termasuk orang yang mengaku bekerja untuk layanan listrik atau gas.
Masyarakat diimbau memeriksa identitas dan memastikan keperluan orang yang datang sebelum memberikan akses masuk ke rumah. Jika identitasnya diragukan, warga dapat melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa atau pihak terkait.
Imbauan ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah percaya hanya karena seseorang mengenakan atribut tertentu atau mengaku menjalankan tugas resmi. Sikap waspada dan kebiasaan melakukan verifikasi dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban kejahatan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar melalui Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal mengatakan, sambang warga merupakan bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan warga sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan tetap aman. Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh berita bohong, ujaran kebencian, maupun provokasi yang belum jelas kebenarannya.
Apabila terjadi persoalan, warga diharapkan menyelesaikannya melalui jalur yang tepat dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Setiap indikasi gangguan keamanan dapat dilaporkan kepada Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, atau Polsek Cisaga agar bisa ditindaklanjuti.
Sambang yang dilakukan di tengah kegiatan masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi penyampaian imbauan, tetapi juga memperkuat kebiasaan saling menjaga. Informasi dari warga, kepedulian terhadap lingkungan, dan komunikasi dengan aparat dapat membantu mencegah persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Polsek Cisaga berkomitmen melanjutkan pendekatan langsung kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kemitraan dalam menjaga kamtibmas.
Harapannya, warga Desa Mekarmukti dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, berkumpul bersama keluarga, dan menggelar kegiatan sosial dengan rasa aman. Sebab, lingkungan yang kondusif bukan hanya terbentuk dari kehadiran polisi, tetapi juga dari kepedulian setiap orang untuk menjaga keselamatan dan ketertiban bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, diolah Redaksi










Komentar