KJPI-Koramil Kandanghaur Tekankan Verifikasi Berita

Min.co.id | Indramayu — Di tengah derasnya arus informasi, kecepatan menyampaikan berita tidak cukup jika kebenaran faktanya belum dipastikan. Konfirmasi dan verifikasi menjadi tanggung jawab penting jurnalis agar informasi yang sampai kepada masyarakat tidak menyesatkan atau memicu kesalahpahaman.

Pesan itu mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Komunitas Jurnalis Pantura Indramayu (KJPI) ke Markas Koramil 1616/Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Kamis (15/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat komunikasi antara insan pers dan aparat kewilayahan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga akurasi pemberitaan.

Dalam pertemuan itu, perwakilan Koramil 1616/Kandanghaur, Sertu Wartono, berpesan agar jurnalis tidak terburu-buru menerbitkan informasi sebelum melakukan pemeriksaan fakta dan meminta keterangan dari pihak terkait.

“Saya hanya nitip pesan kepada kawan-kawan media agar setiap informasi yang dijadikan berita dikonfirmasi dan diverifikasi terlebih dahulu, supaya akurat beritanya,” ujar Sertu Wartono saat bertugas piket jaga di Makoramil 1616/Kandanghaur.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pekerjaan jurnalistik bukan sekadar menyampaikan kabar secepat mungkin. Di balik setiap berita, ada tanggung jawab untuk memastikan informasi memiliki dasar yang jelas, memberi ruang bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan, serta tidak merugikan masyarakat akibat informasi yang keliru.

KJPI merupakan wadah komunikasi jurnalis yang menjalankan aktivitas peliputan di kawasan Pantura Indramayu. Dalam kunjungan tersebut, komunitas ini diwakili Apip Nopianto dari Kabar Cirebon, Wiwin Hidayat dari Min.co.id, Muhtar dari Jabar Expose.com, Cipto dari Lensa Cyber, Rasto dari Pantura Journalist.id, serta Soeyana dari Indramayu Tradisi.id.

Ketua KJPI, Apip Nopianto, mengapresiasi sambutan jajaran Koramil 1616/Kandanghaur. Ia menegaskan bahwa hubungan baik dengan aparat kewilayahan perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, tanpa mengesampingkan independensi dan profesionalitas pers.

“Untuk menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya, kami memastikan seluruh anggota KJPI akan selalu mengutamakan klarifikasi serta konfirmasi sebelum fakta di lapangan diolah menjadi produk berita,” ungkap Apip.

Komitmen tersebut sejalan dengan prinsip jurnalistik yang menempatkan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab kepada publik sebagai bagian penting dalam proses pemberitaan. Hubungan baik antara jurnalis dan aparat dapat membantu memperlancar komunikasi, tetapi informasi yang diterbitkan tetap harus melalui pemeriksaan fakta secara independen.

Silaturahmi ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan antarlembaga. Komunikasi yang terjaga secara berkelanjutan diharapkan memudahkan pertukaran informasi yang relevan, memperjelas persoalan ketika muncul perbedaan keterangan, serta membuka ruang klarifikasi sebelum suatu informasi dipublikasikan.

Pada akhirnya, masyarakat menjadi pihak yang paling berkepentingan terhadap kualitas sebuah berita. Mereka membutuhkan informasi yang bukan hanya cepat, tetapi juga benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pertemuan tersebut, KJPI dan Koramil 1616/Kandanghaur diharapkan dapat terus menjaga komunikasi yang konstruktif, dengan tetap menghormati peran dan kewenangan masing-masing. Bagi insan pers, prinsipnya tetap jelas: kedekatan membuka jalur komunikasi, sedangkan verifikasi menjaga kepercayaan publik.(wiwin Hidayat)

 

Komentar

News Feed