Min.co.id | Ciamis — Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan bukan sekadar menjadi agenda kunjungan, melainkan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Harapan itu mengemuka dalam kegiatan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lapangan Sidabakti, Dusun Talangbanteng, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Rabu (14/10/2026) malam.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapat kesempatan untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, hingga persoalan sosial dan ekonomi. Masukan warga diharapkan menjadi bahan bagi pemerintah dalam menentukan program yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Namun, manfaat kunjungan pemerintah tidak berhenti pada pertemuan dan penyampaian aspirasi. Warga tentu berharap persoalan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan pelayanan yang nyata, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan setelah kegiatan berakhir.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi, mendengarkan aspirasi, dan memahami kebutuhan warga secara nyata. Ia juga mengajak masyarakat Desa Sidarahayu menjaga gotong royong, kebersamaan, ketertiban, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kepada para kepala desa dan perangkat pemerintahan, Gubernur berpesan agar pelayanan publik dilakukan secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab. Penggunaan anggaran serta pelaksanaan program pemerintah juga harus mengutamakan kepentingan masyarakat.
Pengamanan agar warga merasa aman
Di tengah kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.30 WIB itu, Polres Ciamis bersama unsur TNI dan instansi terkait melakukan pengamanan untuk memastikan acara berjalan tertib dan kondusif.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar melalui Wakapolres Ciamis KOMPOL Sudjana menyampaikan bahwa kepolisian mendukung kegiatan pemerintah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada gubernur, jajaran pemerintah, tamu undangan, serta warga yang hadir.
Keterlibatan berbagai unsur juga menjadi bagian dari koordinasi lintas sektoral dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga kelancaran kegiatan.
Bagi masyarakat, situasi yang aman dan tertib penting agar kegiatan berlangsung nyaman. Dengan begitu, ruang pertemuan antara pemerintah dan warga dapat dimanfaatkan untuk membangun komunikasi serta menyampaikan kebutuhan masyarakat tanpa terganggu persoalan keamanan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis, perwakilan pemerintah kecamatan, TNI-Polri, kepala puskesmas, serta para kepala desa dari Kecamatan Lakbok dan Purwadadi.
Polres Ciamis menyatakan akan terus mendukung kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan melalui pelayanan serta pengamanan yang profesional dan humanis. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kelancaran pelayanan publik.
Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman dan terkendali. Selanjutnya, harapan warga terhadap program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga bertumpu pada tindak lanjut aspirasi yang telah disampaikan, agar pertemuan dengan pemerintah membawa perubahan yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, diolah Redaksi










Komentar