Saat Hujan Dinanti, Warga Cikoneng Menengadah dalam Salat Istisqa

Min.co.id | Ciamis — Hujan bukan sekadar perubahan cuaca bagi warga yang menggantungkan kehidupan pada sawah, kebun, dan ketersediaan air bersih. Ketika air menjadi kebutuhan yang semakin diperhatikan, warga Cikoneng, Kabupaten Ciamis, memilih menempuh ikhtiar spiritual dengan menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan.

Ibadah tersebut berlangsung di Lapangan Mandalika, Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Jumat (9/10/2026), mulai pukul 13.00 WIB. Warga bersama unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran TNI-Polri mengikuti rangkaian ibadah untuk memohon agar hujan segera turun.

Salat Istisqa dipimpin K.H. Iing Nur Hidayat, M.Pd., sebagai imam, sedangkan khotbah disampaikan K.H. Yasep Ali Sabana. Dalam kegiatan tersebut, jamaah juga diajak memperbanyak istigfar, bertobat, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Bagi masyarakat, harapan akan turunnya hujan berkaitan erat dengan kebutuhan sehari-hari. Ketersediaan air diperlukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sekaligus menunjang pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan sebagian warga.

Meski demikian, keterangan kegiatan tidak merinci kondisi terkini persediaan air maupun dampak kekeringan di wilayah Cikoneng. Salat Istisqa menjadi ikhtiar keagamaan masyarakat, sementara kebutuhan air di lapangan tetap memerlukan perhatian sesuai kondisi masing-masing wilayah.

Di tengah pelaksanaan ibadah, aparat kepolisian bersama unsur TNI turut melakukan pengamanan agar jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan khusyuk.

Kapolsek Cikoneng diwakili Panit 2 Samapta Aiptu Agus Haryadi bersama personel Polsek Cikoneng dan satu personel Koramil 1302 Cikoneng memantau situasi di sekitar Lapangan Mandalika.

Sejumlah unsur pemerintah dan lembaga setempat juga hadir, di antaranya Camat Cikoneng Heri Rianto, S.Sos., M.Si., Kepala UPTD Puskesmas Cikoneng drg. Nur Kafrini Kusna, Kepala KUA H. Anwar Fatoni, S.Ag., M.Ag., Ketua MUI K.H. Asep Busrol Karim, serta Kepala Desa Cikoneng Elin Herlina.

Pengamanan dilakukan melalui pemantauan lokasi dan koordinasi dengan panitia serta unsur terkait. Langkah ini bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan selama kegiatan yang diikuti masyarakat tersebut berlangsung.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cikoneng Kompol H. Husen Sujana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi keterlibatan pemerintah, TNI, tokoh agama, dan warga dalam menjaga kelancaran kegiatan.

Salat Istisqa di Cikoneng memperlihatkan bagaimana masyarakat menyampaikan harapan melalui doa ketika hujan menjadi sesuatu yang dinantikan. Namun, bagi warga yang membutuhkan air untuk rumah tangga maupun lahan pertanian, harapan tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan nyata yang harus terus diperhatikan.

Ketersediaan sumber air, kondisi lahan, dan kebutuhan warga menjadi hal penting dalam menghadapi persoalan air. Jika ditemukan wilayah yang mengalami kekurangan air, pemetaan kebutuhan dan langkah penanganan dari pihak terkait dapat membantu masyarakat menghadapi situasi tersebut.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Mandalika berlangsung aman dan lancar. Di balik ibadah itu, harapan warga tetap sederhana: hujan turun, air kembali mencukupi, dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan tanpa dibayangi kesulitan memperoleh air.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed