Empat Truk Air Bersih Datang ke Tanjakan, Warga Krangkeng Masih Berjuang Hadapi Kekeringan

Min.co.id | Indramayu — Bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, kedatangan empat truk tangki bukan sekadar bantuan.

Air yang dibawa menjadi persediaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak hingga keperluan rumah tangga lainnya. Namun, bantuan 20.000 liter air yang disalurkan ke Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (9/10/2026), juga memperlihatkan bahwa persoalan air bersih di wilayah tersebut belum sepenuhnya teratasi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, jajaran Polres Indramayu kembali menyalurkan air bersih ke wilayah yang masih mengalami kesulitan air. Petugas bersama warga terlihat membentangkan selang serta membantu mengangkat jeriken dan ember selama pembagian berlangsung.

Penyaluran dilakukan melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Indramayu dengan dukungan personel TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Air dibagikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan tersebut menjadi penting bagi masyarakat yang masih kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari. Meski demikian, penyaluran dengan truk tangki bersifat membantu kebutuhan sementara. Kepastian ketersediaan air yang berkelanjutan tetap menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Bantuan Berulang, Kebutuhan Air Belum Terpenuhi Sepenuhnya

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas IPTU Tasim mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan kelanjutan penyaluran bagi warga Kecamatan Krangkeng yang masih menghadapi krisis air.

“Polres Indramayu secara kontinu kembali mengirim bantuan air bersih sebanyak empat truk tangki yang akan dikirim untuk masyarakat Kecamatan Krangkeng yang saat ini masih mengalami krisis air bersih. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tasim.

Menurut dia, penyaluran air bersih menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilakukan kepolisian selama musim kemarau untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, kebutuhan air bersih tidak berhenti ketika truk tangki meninggalkan lokasi. Warga masih membutuhkan pasokan yang dapat diandalkan, terutama apabila kesulitan mendapatkan air berlangsung dalam waktu lama.

Karena itu, selain bantuan darurat, pemetaan wilayah terdampak dan koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting agar warga yang membutuhkan tidak luput dari penanganan.

Warga dan Petugas Bergotong Royong

Dalam kegiatan tersebut, Tasim didampingi Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna, S.H. Sejumlah personel TNI, pemerintah desa, dan warga turut membantu proses pembagian agar berlangsung tertib.

Tasim menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dari Koramil, kepala desa atau kuwu, serta masyarakat yang ikut membantu kegiatan tersebut.

Ia juga menyatakan kepolisian akan berupaya memetakan wilayah lain yang membutuhkan bantuan serupa agar penyaluran air bersih dapat menjangkau masyarakat yang masih mengalami kesulitan.

“Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi ujian kekeringan ini,” katanya.

Di tengah kesulitan mendapatkan air, kerja sama antarpihak dapat membantu meringankan beban warga. Akan tetapi, langkah berikutnya tetap diperlukan untuk memastikan bantuan menjangkau wilayah terdampak sesuai kebutuhan dan tidak hanya bergantung pada penyaluran sesaat.

Pelayanan Publik Tak Hanya Soal Keamanan

Penyaluran air bersih ini berlangsung sejalan dengan diperkenalkannya tagline baru Polri, “Polisi Bersama Masyarakat”. Dalam konteks warga yang menghadapi kesulitan air, kehadiran kepolisian terlihat melalui bantuan langsung untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Meski demikian, ukuran keberhasilan bantuan bukan semata-mata jumlah truk yang datang atau banyaknya air yang dibagikan. Hal yang lebih penting ialah sejauh mana bantuan menjangkau warga yang membutuhkan dan bagaimana persoalan kekurangan air ditangani secara berkelanjutan.

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu di WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110.

Bagi warga Desa Tanjakan dan wilayah Krangkeng yang masih kesulitan mendapatkan air, bantuan 20.000 liter itu menjadi pertolongan yang berarti. Namun, kebutuhan yang lebih mendasar tetap sama  tersedianya air bersih secara cukup dan berkelanjutan untuk kehidupan sehari-hari.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Indramayu,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed