Min.co.id | Ciamis — Jarum jam baru menunjukkan sekitar 06.30 WIB ketika aktivitas di depan SMPN 1 Sukadana mulai meningkat. Pelajar berdatangan, sebagian berjalan kaki, sebagian lainnya diantar orang tua, sementara kendaraan terus melintas di jalan depan sekolah.
Pada jam seperti itu, beberapa detik saja lengah bisa berisiko.
Karena itu, seorang personel Polsek Sukadana, Aiptu Rahmat, berada di depan SMPN 1 Sukadana, Rabu (7/10/2026), untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan sekaligus memantau keselamatan pelajar yang memasuki lingkungan sekolah.
SMPN 1 Sukadana sendiri berada di Jalan Cisena No. 47, Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis.
Jam Masuk Sekolah Bukan Sekadar Urusan Pelajar
Bagi siswa, datang ke sekolah mungkin hanya bagian dari rutinitas setiap pagi.
Namun dari sisi lalu lintas, waktu masuk sekolah mempertemukan banyak kepentingan sekaligus. Ada pelajar yang berjalan di sisi jalan, kendaraan orang tua yang berhenti sebentar, sepeda motor yang ingin segera melintas, hingga kendaraan lain yang harus tetap bergerak.
Situasi seperti itu membutuhkan perhatian lebih.
Aiptu Rahmat melakukan pengaturan sekaligus memantau kondisi di sekitar sekolah agar arus kendaraan tidak mengganggu pergerakan pelajar.
Kehadiran petugas juga menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar tidak menjadikan terburu-buru sebagai alasan mengabaikan keselamatan.
Polisi Hadir Sebelum Persoalan Terjadi
Pengaturan pagi merupakan bentuk pencegahan. Polisi tidak menunggu kecelakaan terjadi baru turun ke jalan.
Langkah serupa sebelumnya juga dilakukan Polsek Sukadana di lokasi yang sama dengan membantu pelajar menyeberang dan mengatur arus kendaraan pada jam aktivitas sekolah.
Kali ini, perhatian kembali diarahkan pada situasi di sekitar SMPN 1 Sukadana.
Kapolsek Sukadana IPTU Dayat Hidayat mengatakan penggelaran personel pada pagi hari ditujukan untuk memberikan rasa aman, khususnya kepada pelajar yang berangkat sekolah.
“Penggelaran personel pada pagi hari kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pelajar yang berangkat sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, personel juga diarahkan membantu kelancaran lalu lintas dan mengantisipasi potensi kerawanan di sekitar sekolah.
Keselamatan Tidak Bisa Dibebankan kepada Polisi
Ada hal yang lebih penting dari sekadar keberadaan petugas di pinggir jalan.
Pelajar tetap harus berhati-hati ketika menyeberang. Pengendara perlu mengurangi kecepatan ketika memasuki kawasan sekolah. Orang tua yang mengantar anak juga perlu memperhatikan tempat berhenti agar tidak mengganggu arus kendaraan.
Sebab, petugas tidak mungkin berada di setiap ruas jalan setiap saat.
Strong Point/Gatur pagi menjadi salah satu cara kepolisian menghadirkan petugas pada waktu dan lokasi yang membutuhkan perhatian lebih. Selebihnya, keselamatan tetap membutuhkan kedisiplinan semua pengguna jalan.
Bagi seorang pelajar, perjalanan menuju sekolah mungkin hanya berlangsung beberapa menit.
Tetapi bagi orang tua, beberapa menit itu adalah perjalanan yang ingin mereka pastikan berakhir di gerbang sekolah dengan selamat.
Pada pelaksanaan pengaturan pagi tersebut, situasi di sekitar SMPN 1 Sukadana berjalan tertib dan terkendali.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar