Min.co.id | Ciamis — Ketika sebagian besar warga sudah terlelap, jalanan Ciamis belum sepenuhnya kehilangan aktivitas. Masih ada pengguna jalan yang harus pulang, pekerja yang berangkat lebih awal, hingga warga yang melintas di sekitar Terminal Ciamis.
Namun pada waktu seperti itu, pilihan untuk berhenti sembarangan atau melintas seorang diri di jalur sepi bisa membawa risiko keamanan.
Sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu (7/10/2026), Unit Patroli Sat Samapta Polres Ciamis menyusuri sejumlah jalan dan kawasan yang dinilai perlu mendapat perhatian pada jam rawan.
Salah satu titik yang dipantau adalah kawasan Terminal Ciamis.
Patroli biru tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan dan aktivitas balap liar.
Dini Hari Bukan Waktu untuk Lengah
Bagi pengguna jalan yang masih beraktivitas pada dini hari, kewaspadaan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Polisi mengingatkan warga agar menghindari perjalanan seorang diri apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Pengguna jalan juga diminta tidak berhenti atau beristirahat di lokasi yang sepi.
Imbauan tersebut bukan berarti setiap jalan yang lengang pasti berbahaya. Namun ketika kondisi sekitar minim aktivitas, risiko menjadi korban kejahatan dapat meningkat apabila seseorang tidak memperhatikan lingkungan.
Karena itu, petugas juga mengingatkan pengendara agar berhati-hati selama perjalanan dan memilih tempat yang lebih aman apabila memang harus berhenti.
Kasat Samapta Polres Ciamis Iptu Zezen Zaenal Mutaqin mengatakan patroli dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan pada waktu-waktu yang dinilai rawan.
“Kami terus meningkatkan patroli di daerah dan jalur yang dianggap rawan kejahatan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jalan,” ujar Zezen.
Terminal Ciamis Jadi Salah Satu Titik Pantauan
Terminal menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung meski memasuki dini hari.
Selain memantau situasi, personel juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tidak mengabaikan keamanan lingkungan.
Masyarakat diajak kembali mengaktifkan poskamling atau ronda sebagai bentuk keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan.
Pesannya sederhana: keamanan tidak hanya menunggu kedatangan petugas, tetapi juga membutuhkan kepedulian orang-orang yang tinggal di lingkungan tersebut.
Jika melihat aktivitas yang mencurigakan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera menyampaikannya kepada kepolisian.
Balap Liar Juga Jadi Perhatian
Selain kejahatan jalanan, patroli dini hari juga menyasar kemungkinan munculnya aktivitas balap liar.
Jalan yang relatif lengang pada malam hingga dini hari dapat dimanfaatkan sebagian orang untuk berkendara dengan kecepatan tinggi. Jika terjadi, aktivitas semacam itu bukan hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Karena itu, patroli dilakukan di sejumlah jalur yang dianggap membutuhkan pemantauan.
Koordinasi dengan Polsek jajaran juga dilakukan agar pemantauan tidak hanya bergantung pada satu titik.
Ketika Jalan Mulai Sepi
Bagi warga yang memang harus bepergian pada dini hari, tidak ada pilihan lain selain tetap melanjutkan perjalanan.
Tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko: memilih jalur yang lebih ramai, memastikan kendaraan dalam kondisi baik, tidak berhenti sembarangan dan memberi tahu keluarga apabila harus bepergian pada jam rawan.
Patroli polisi menjadi salah satu lapisan pengamanan di jalan. Sementara kewaspadaan pengguna jalan menjadi lapisan berikutnya.
Selama patroli berlangsung, wilayah yang dipantau dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.
Dari jalanan Ciamis pada pukul tiga dini hari, pesannya sederhana ketika kota mulai sepi, bukan berarti kewaspadaan boleh ikut berhenti.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar