90 Jamaah Umrah Berangkat dari Purwadadi, Tangis Keluarga Mengiringi Perjalanan ke Tanah Suci

Min.co.id | Ciamis — Pagi itu, halaman Masjid Besar Baitul Magfiroh Purwadadi dipenuhi wajah-wajah yang datang dengan perasaan campur aduk. Ada bahagia karena sebentar lagi akan menapakkan kaki ke Tanah Suci, ada haru ketika harus berpamitan dengan keluarga, dan ada doa yang terus dipanjatkan sebelum perjalanan dimulai.

Sebanyak 90 jamaah umrah kloter ke-3 KBIHU Darul Haromain Kecamatan Lakbok-Purwadadi dilepas dari Masjid Besar Baitul Magfiroh, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Sabtu (26/9/2026) pagi.

Dua bus besar disiapkan untuk membawa rombongan menuju Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dari sana, perjalanan para jamaah berlanjut menuju Tanah Suci untuk menjalankan ibadah yang telah lama dinantikan.

Di antara kesibukan jamaah dan keluarga yang mengantar, personel Bhabinkamtibmas Desa Purwadadi Bripka Diko Pujoko K., S.H., turut berada di lokasi.

Ia mewakili Kapolsek Lakbok sekaligus melakukan pengamanan selama proses pelepasan berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Saat Doa Menjadi Bekal Pertama

Bagi jamaah, perjalanan umrah bukan sekadar berpindah tempat dari Purwadadi menuju Bandara Kertajati. Ada harapan untuk menjalankan ibadah dengan lancar, ada kerinduan untuk melihat Tanah Suci, dan ada doa keluarga yang ikut dibawa dalam perjalanan.

Karena itu, suasana pelepasan terasa berbeda dari keberangkatan rombongan pada umumnya.

Keluarga berkumpul sebelum bus bergerak. Tokoh agama, ulama, panitia KBIHU, unsur Forkopimcam, TNI-Polri dan masyarakat turut hadir mengiringi keberangkatan.

Setelah seluruh jamaah dan perlengkapan dipastikan siap, dua bus membawa rombongan meninggalkan Masjid Besar Baitul Magfiroh menuju Kertajati.

Di titik inilah pengamanan menjadi penting.

Bukan karena ada situasi yang mengkhawatirkan, melainkan karena puluhan jamaah dan keluarga berkumpul dalam waktu bersamaan. Aktivitas kendaraan dan pergerakan orang perlu diatur agar keberangkatan berjalan tanpa hambatan.

Polisi Hadir di Tengah Momen Keluarga

Bripka Diko melakukan pemantauan di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan panitia serta unsur terkait.

Kehadiran polisi dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Fokusnya memastikan proses pelepasan berlangsung tertib, termasuk mengantisipasi kepadatan maupun gangguan keamanan.

Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto mengatakan keterlibatan personel kepolisian merupakan bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib dan lancar. Dalam kegiatan pelepasan jamaah umrah ini, personel kami melakukan pengamanan dan koordinasi dengan panitia serta unsur terkait agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” ujar Tri.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan banyak orang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, panitia, tokoh agama dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.

Ia juga mendoakan seluruh jamaah memperoleh kelancaran selama perjalanan dan dapat menjalankan ibadah dengan baik.

Ketika Bus Mulai Meninggalkan Halaman Masjid

Bagi keluarga yang mengantar, keberangkatan itu menjadi momen yang mungkin akan terus diingat.

Setelah berbulan-bulan mempersiapkan perjalanan, akhirnya tiba saatnya melepas orang tua, pasangan, saudara atau kerabat menuju Tanah Suci.

Ada yang mungkin baru pertama kali berangkat. Ada pula yang telah lama menunggu kesempatan tersebut.

Ketika dua bus mulai bergerak meninggalkan Masjid Besar Baitul Magfiroh, perjalanan ibadah 90 jamaah pun resmi dimulai.

Keluarga yang masih berada di lokasi hanya bisa mengiringi dengan doa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib dan lancar.

Namun bagi 90 jamaah tersebut, pagi itu bukan sekadar sebuah kegiatan pelepasan.

Itu adalah awal perjalanan menuju Tanah Suci perjalanan yang membawa harapan untuk beribadah dengan khusyuk dan kembali ke Purwadadi dalam keadaan selamat.

Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan, ada satu doa sederhana yang terus mengiringi perjalanan mereka Semoga berangkat dengan selamat, menjalankan ibadah dengan lancar, dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat.

Penulis: Redaksi 
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed