Warga Cimaragas Tetap Beraktivitas, Polisi Menjaga Ruang yang Mereka Lewati

Min.co.id | Ciamis – Bagi warga Cimaragas, siang adalah waktunya beraktivitas. Ada yang keluar rumah, bertransaksi di bank, mengisi bahan bakar, atau melintas menuju wilayah lain. Rutinitas itu berlangsung hampir tanpa jeda, tetapi ada satu hal yang membuat semua aktivitas tersebut terasa lebih tenang  lingkungan yang aman.

Senin (14/9/2026), kehadiran polisi terlihat di sejumlah titik yang setiap hari bersinggungan langsung dengan aktivitas warga. Dua personel Polsek Cimaragas, Aiptu Heriyana dan Briptu Bangkit, S.H., menyusuri permukiman, BRI Unit Cimaragas, SPBU Cimaragas hingga kawasan perbatasan Cimaragas-Banjar.

Bagi masyarakat, patroli itu mungkin hanya tampak sebagai polisi yang datang, melihat situasi, kemudian melanjutkan perjalanan. Namun di balik rutinitas tersebut ada upaya sederhana: memastikan warga bisa menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa terganggu oleh tindak kejahatan.

Bank, SPBU dan kawasan perbatasan memiliki karakter berbeda. Di bank, warga datang untuk bertransaksi. Di SPBU, kendaraan terus keluar masuk. Sementara kawasan perbatasan menjadi jalur pergerakan masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Tempat-tempat seperti itulah yang membutuhkan kewaspadaan. Sebab ketika aktivitas warga berlangsung ramai, peluang kejahatan juga bisa terbuka jika lingkungan tidak diperhatikan.

Petugas tidak hanya memantau keadaan. Mereka juga berdialog dengan warga dan mengingatkan pentingnya menjaga kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, masyarakat diminta tidak membiarkannya begitu saja dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian.

Kapolsek Cimaragas IPTU Anton Basuki mengatakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dilakukan sebagai langkah pencegahan, terutama untuk mengantisipasi kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.

“Patroli KRYD kami tingkatkan untuk mencegah terjadinya berbagai tindak kriminalitas, khususnya C3, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurut Anton, keamanan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada polisi. Kewaspadaan warga dan keberanian menyampaikan informasi ketika menemukan potensi gangguan juga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan.

Bagi warga, keamanan sebenarnya tidak harus selalu terlihat. Justru ketika seseorang bisa pergi ke ATM, mengisi bahan bakar, melintas di jalan atau pulang ke rumah tanpa rasa takut, di situlah keamanan terasa manfaatnya.

Patroli polisi mungkin hanya berlangsung beberapa saat di satu titik sebelum berpindah ke titik lainnya. Namun pesan yang dibawa cukup jelas ruang yang digunakan warga untuk menjalani kehidupan sehari-hari tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan.

Dan di tengah rutinitas yang terus bergerak itu, rasa aman menjadi sesuatu yang layak dijaga bersama.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed