CIKAMPEK | Momentum libur Tahun Baru Imlek 2026 mendorong peningkatan mobilitas masyarakat di ruas Tol Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume kendaraan yang melintas menuju wilayah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.
Pada periode H-4 hingga H-2 (13–15 Februari 2026), sebanyak 119.532 kendaraan tercatat bergerak ke arah timur Trans Jawa. Jumlah ini meningkat 31,37 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 90.987 kendaraan.
VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa kenaikan volume kendaraan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian.
“Angka tersebut meningkat 31,37 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 90.987 kendaraan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Tidak hanya pada arus menuju timur, peningkatan juga terjadi pada arah sebaliknya. Kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 95.039 kendaraan, atau naik 2,95 persen dibandingkan volume normal 92.312 kendaraan.
Seiring berakhirnya masa libur panjang, JTT memproyeksikan lonjakan arus balik pada Selasa (17/02). Volume kendaraan diperkirakan mencapai 39.379 unit dari arah timur Trans Jawa, meningkat hingga 53,75 persen dari lalu lintas normal sebanyak 25.612 kendaraan.
Untuk mengantisipasi kepadatan, JTT telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan layanan operasional, optimalisasi gardu tol, kesiapan petugas lapangan, serta koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
JTT juga mengimbau para pengguna jalan tol agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memilih waktu tempuh yang lebih optimal guna menghindari kepadatan pada jam-jam puncak arus balik. (*)










Komentar