TANGERANG | Kehadiran Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam peringatan HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dinilai menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas hubungan industrial kini menjadi perhatian strategis negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.
Acara yang digelar di PT Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diisi aksi sosial seperti donor darah, bakti kesehatan, santunan, hingga renovasi rumah buruh. Kegiatan tersebut merepresentasikan pendekatan kolaboratif antara aparat, serikat pekerja, dan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia akan terus mengawal perlindungan hak buruh sekaligus menjaga iklim kerja yang kondusif agar roda industri tetap berjalan.
Ia juga menyoroti peran Desk Ketenagakerjaan Polri sebagai instrumen pendampingan bagi pekerja, khususnya yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), guna memastikan adanya solusi dan kepastian masa depan.
Kapolri mengajak seluruh elemen buruh mendukung program pemerintah dalam membuka lapangan kerja baru melalui berbagai sektor, termasuk hilirisasi industri. Langkah ini diyakini dapat menciptakan multiplier effect bagi ekonomi sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang ramah investasi dengan tenaga kerja profesional.
Momentum HUT KSPSI ini pun menjadi penegasan bahwa kesejahteraan buruh, stabilitas industri, dan masuknya investasi merupakan tiga elemen yang saling terkait dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.(*)










Komentar