JAKARTA | Awal tahun 2026 menjadi momentum akselerasi bagi PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik). Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini mencatat lonjakan signifikan pada layanan ritel KALOG Express dengan pertumbuhan volume angkutan kurir sebesar 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika pada Januari 2025 volume pengiriman tercatat 4.880 ton, maka di Januari 2026 angka itu melesat menjadi 6.587 ton. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa layanan logistik berbasis kereta api semakin diminati masyarakat.
Manager Marketing & Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, menyebut pertumbuhan tersebut bukan sekadar angka, melainkan hasil konsistensi strategi dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar.
“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KALOG Express yang mengedepankan keandalan, efisiensi, serta jangkauan yang semakin luas. Dalam dua tahun terakhir, layanan ini juga tumbuh konsisten sebesar 11 persen,” ungkap Ayi.
Dari sisi komposisi pengiriman, paket ritel masih menjadi primadona dengan kontribusi 66 persen dari total volume. Disusul pengiriman sepeda motor sebesar 30 persen, pengiriman hewan peliharaan 3 persen, serta 1 persen lainnya meliputi sepeda, elektronik, dan tanaman. Variasi kiriman ini mencerminkan fleksibilitas layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban hingga pelaku UMKM.
Menariknya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi destinasi dengan transaksi pengiriman tertinggi selama Januari 2026. Lebih dari 7.000 transaksi tercatat menuju berbagai service point KALOG Express di wilayah tersebut. Tingginya mobilitas barang ke DIY memperlihatkan peran strategis wilayah ini sebagai simpul distribusi sekaligus pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan.
Menurut Ayi, capaian awal tahun ini merupakan buah dari penguatan jaringan dan optimalisasi operasional yang dilakukan secara berkelanjutan. KAI Logistik terus meningkatkan konektivitas distribusi dengan dukungan armada pendukung untuk mempercepat proses pengiriman sekaligus menjaga fleksibilitas layanan.
Ekspansi juga terus dilakukan. Hingga kini, KALOG Express telah hadir di lebih dari 280 service point di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran jaringan yang semakin luas ini diharapkan mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat posisi KAI Logistik di industri logistik nasional.
“Momentum positif ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melaju, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi pelanggan,” tutup Ayi.
Dengan fondasi jaringan berbasis rel yang kuat dan layanan end-to-end terintegrasi, KAI Logistik optimistis 2026 akan menjadi tahun percepatan pertumbuhan, sekaligus mempertegas perannya sebagai penyedia solusi logistik terpadu di Indonesia. (*)










Komentar