JAKARTA | Buah mahoni telah lama dikenal masyarakat Indonesia sebagai tanaman herbal bernilai obat yang populer di berbagai budaya Asia. Selain kerap dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh secara umum, mahoni juga dipercaya memiliki manfaat dalam mendukung vitalitas dan kesehatan alat vital pria.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa klaim khasiat buah mahoni perlu disikapi secara bijak. Hingga saat ini, manfaat buah mahoni untuk kesehatan seksual pria belum sepenuhnya didukung bukti medis yang kuat, sehingga penting bagi masyarakat memahami potensi manfaat sekaligus risikonya.
Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (4/8/2025), berikut sejumlah manfaat buah mahoni yang sering dikaitkan dengan kesehatan pria:
Dipercaya Menambah Stamina dan Energi
Kandungan senyawa aktif seperti saponin dan flavonoid dalam buah mahoni diyakini dapat membantu meningkatkan stamina dan energi tubuh. Tak heran, sebagian pria mengonsumsi mahoni sebagai suplemen alami agar tetap bugar dalam aktivitas sehari-hari.
Namun, hingga kini manfaat tersebut masih berdasarkan pengalaman tradisional dan belum diperkuat oleh penelitian klinis pada manusia.
Dikaitkan dengan Kelancaran Peredaran Darah
Sirkulasi darah yang lancar menjadi faktor penting bagi kesehatan alat vital pria. Buah mahoni diketahui mengandung senyawa yang bersifat vasodilator ringan, yakni membantu pelebaran pembuluh darah.
Karena itu, mahoni kerap dipercaya dapat membantu melancarkan aliran darah. Meski begitu, efektivitasnya terhadap fungsi seksual pria, termasuk disfungsi ereksi, masih memerlukan kajian ilmiah lebih mendalam.
Berpotensi Menjaga Keseimbangan Gula Darah
Beberapa riset awal menunjukkan ekstrak buah mahoni berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kondisi gula darah yang terkontrol diketahui berpengaruh terhadap stamina dan kesehatan reproduksi pria.
Akan tetapi, hingga saat ini belum ada bukti langsung yang mengaitkan manfaat tersebut secara spesifik dengan kesehatan alat vital pria.
Menunjang Daya Tahan Tubuh
Buah mahoni juga mengandung antioksidan yang berperan melawan radikal bebas dan stres oksidatif. Daya tahan tubuh yang baik tentu berdampak positif pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan reproduksi.
Meski demikian, pakar kesehatan menegaskan bahwa konsumsi mahoni tidak dapat menggantikan pola hidup sehat, seperti olahraga teratur, asupan gizi seimbang, dan istirahat yang cukup.
Perlu Konsumsi Bijak
Kendati dikenal sebagai herbal tradisional, masyarakat disarankan untuk tidak mengonsumsi buah mahoni secara berlebihan. Konsultasi dengan tenaga medis tetap penting, terutama bagi penderita penyakit tertentu atau yang sedang menjalani pengobatan.
Buah mahoni sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap gaya hidup sehat, bukan sebagai solusi instan untuk masalah vitalitas pria (*)










Komentar