JAKARTA | Tak hanya memikat mata dengan warna merahnya yang mencolok, kelengkeng merah (red longan) juga menyimpan beragam khasiat bagi kesehatan tubuh. Buah yang berasal dari Asia, terutama Tiongkok dan sejumlah negara Asia Tenggara ini, kini mulai menarik perhatian masyarakat Indonesia dan dibudidayakan secara lokal.
Dibandingkan kelengkeng biasa, kelengkeng merah memiliki daging buah yang lebih tebal, rasa manis yang khas, serta aroma segar yang menggugah selera. Warna merah pada kulit buahnya juga menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menandakan kandungan antioksidan alami yang tinggi.
Tak heran jika kelengkeng merah mulai dilirik sebagai buah fungsional yang tak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Dilansir dari berbagai sumber, Minggu (13/7/2025), berikut sederet manfaat kelengkeng merah bagi kesehatan:
Meningkatkan daya tahan tubuh
Kelengkeng merah kaya akan vitamin C dan antioksidan seperti polifenol. Vitamin C berperan penting dalam meningkatkan produksi sel darah putih yang membantu tubuh melawan infeksi virus maupun bakteri. Sementara itu, polifenol berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Mencegah penuaan dini
Kandungan antosianin dan flavonoid pada kelengkeng merah dikenal sebagai antioksidan kuat yang baik untuk kesehatan kulit. Zat ini membantu menetralkan radikal bebas penyebab kerusakan sel, sehingga dapat memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis halus.
Menambah energi dan stamina
Kelengkeng merah mengandung karbohidrat dan gula alami yang mudah diserap tubuh. Kandungan ini mampu memberikan tambahan energi secara cepat, terutama saat tubuh merasa lelah. Ditambah vitamin dan mineral pendukung metabolisme, buah ini dapat membantu menjaga stamina sepanjang hari.
Menjaga kesehatan tulang
Kalsium, fosfor, dan kalium yang terkandung dalam kelengkeng merah berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi. Mineral tersebut juga membantu fungsi otot dan keseimbangan cairan tubuh, sehingga risiko tulang rapuh dapat diminimalkan.
Melancarkan pencernaan
Serat alami pada kelengkeng merah membantu memperlancar sistem pencernaan dengan mencegah sembelit dan menjaga kesehatan usus. Serat juga mendukung pertumbuhan bakteri baik yang berperan dalam penyerapan nutrisi dan menjaga kekebalan tubuh.
Menjaga kesehatan jantung
Kandungan kalium dan polifenol pada kelengkeng merah berpotensi membantu menstabilkan tekanan darah. Tekanan darah yang terjaga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Menurunkan risiko kanker
Antioksidan seperti antosianin dan polifenol diduga mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan DNA yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Konsumsi buah kaya antioksidan menjadi salah satu langkah pencegahan alami terhadap penyakit kronis.
Dengan cita rasa manis dan manfaat yang beragam, kelengkeng merah bisa menjadi pilihan buah sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. Meski demikian, konsumsi tetap dianjurkan secara seimbang sebagai bagian dari pola hidup sehat. (*)










Komentar