JATIM | Pembangunan sumber daya manusia tak selalu dimulai dari proyek besar atau gedung megah. Di Ponorogo, fondasi masa depan itu justru ditanam sejak usia dini. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kembali ditegaskan sebagai kunci utama membentuk generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, saat mengukuhkan Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan masa bakti 2026–2029 di Gedung Kesenian Ponorogo, Kamis (22/1/2026).
Menurut Lisdyarita, PAUD berada pada fase golden age, masa emas perkembangan anak yang menentukan karakter, kecerdasan, serta kepribadian di masa depan. Karena itu, peran Bunda PAUD menjadi sangat strategis dalam memastikan tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
“Bunda PAUD diharapkan mampu menjadi penggerak utama peningkatan kualitas layanan PAUD di wilayah masing-masing, sehingga anak-anak mendapatkan pendidikan yang benar-benar bermutu sejak dini,” ujarnya.
Tak hanya soal pendidikan formal, Lisdyarita menekankan pentingnya penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam pengasuhan anak. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar layanan PAUD berjalan menyeluruh dan berdampak nyata.
Ia berharap terjalin kolaborasi erat antara satuan PAUD, PKK, Posyandu, serta seluruh pemangku kepentingan. Bunda PAUD, kata Lisdyarita, juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, sehat, dan berkarakter.
“Bunda PAUD bukan sekadar jabatan seremonial, tetapi tanggung jawab moral dan sosial yang sangat mulia dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyatakan bahwa PAUD merupakan fondasi utama bagi terwujudnya generasi emas Ponorogo di masa mendatang. Pendidikan sejak usia dini diyakini mampu membentuk karakter kuat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Dengan pengukuhan Bunda PAUD ini, Ponorogo menegaskan komitmennya membangun masa depan dari akar paling dasar: anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan tumbuh dalam lingkungan yang peduli serta berdaya dukung kuat. (*)









Komentar