GORONTALO | Gaung prestasi kembali berhembus dari Timur Indonesia. Provinsi Gorontalo sekali lagi membuktikan diri sebagai daerah yang tak pernah kehabisan talenta olahraga berkelas nasional. Dari matras taekwondo, dua putra terbaik Gorontalo resmi dipanggil memperkuat Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Taekwondo Indonesia menuju Asian Games Nagoya 2026.
Dua nama tersebut adalah Januar Budiman Lahay dan Silvana Lamanda, yang mendapat kepercayaan langsung dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) melalui Surat Nomor B/13/PBTI/I/2026. Pemanggilan ini menjadi penanda bahwa kualitas sumber daya olahraga Gorontalo kian diperhitungkan di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kasupe, mengungkapkan bahwa dalam Pelatnas tersebut, Januar Budiman Lahay dipercaya mengemban tugas sebagai Pelatih Kyorugi, sementara Silvana Lamanda tercatat sebagai Atlet Kyorugi yang akan memperkuat skuad Merah Putih.
“Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari proses panjang pembinaan dan dedikasi yang konsisten,” ujar Sultan, Minggu (18/1/2026).
Januar Budiman Lahay dikenal sebagai figur pelatih yang tumbuh dari sistem pembinaan daerah. Selain berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Parekrafpora, ia juga aktif membina atlet melalui Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (SPOBDA). Rekam jejaknya menjadi fondasi kuat hingga dipercaya menangani atlet Pelatnas.
Sementara itu, Silvana Lamanda merupakan atlet Kyorugi andalan Gorontalo yang telah lama menunjukkan performa stabil dan mental juara di berbagai ajang. Masuknya Silvana ke Pelatnas menjadi bukti bahwa atlet daerah mampu menembus persaingan nasional yang ketat.
Sultan Kasupe menegaskan, capaian tersebut merupakan buah dari sinergi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, serta semangat juang atlet dan pelatih yang tak pernah surut.
Ia berharap, keikutsertaan wakil Gorontalo di Pelatnas dapat menjadi energi positif bagi perolehan prestasi Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus memantik semangat atlet-atlet muda di daerah.
“Dari Gorontalo, untuk Indonesia. Semoga langkah ini menjadi inspirasi dan membuka jalan prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)










Komentar