PONTIANAK | GOR Ahmad Yani, Pontianak, menjadi saksi keperkasaan Jakarta Electric PLN di ajang Proliga 2026. Mengandalkan duet asing Neriman Ozsoy dan Celeste Plak, Electric PLN tampil menggila dan menumbangkan Jakarta Livin Mandiri dengan kemenangan telak tiga set langsung pada Minggu (11/1/26).
Ozsoy dan Plak tampil “beda kelas”. Keduanya menjadi motor utama serangan yang membuat pertahanan Livin Mandiri terus berada di bawah tekanan. Electric PLN mengunci kemenangan dengan skor 3-0 (25-23, 25-14, 25-23), sebuah hasil yang mencerminkan dominasi sejak set pertama hingga akhir laga.
Permainan agresif Electric PLN semakin hidup berkat kontribusi pemain lokal Agustin Wulandari, yang tampil solid dan cerdas membaca permainan. Kombinasi kekuatan asing dan energi lokal membuat tim berlogo petir itu tampil kompak, cepat, dan sulit dibendung, bahkan oleh pemain berpengalaman seperti Yolla Yuliana dan rekan-rekannya.
Asisten pelatih Electric PLN, Alim Susesno, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya terletak pada kesiapan mental dan kedisiplinan taktik para pemain. Sejak awal pertandingan, jajaran pelatih memang menuntut permainan agresif agar tempo laga bisa dikuasai.
“Sejak awal kami meminta pemain tampil agresif demi meraih hasil maksimal. Anak-anak fokus, mentalnya bagus, dan mampu menjalankan skema permainan dengan sangat baik,” ujar Alim.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta Electric PLN siap menjadi kekuatan serius di Proliga 2026. Dengan performa duet Ozsoy–Plak yang kian padu serta dukungan pemain lokal yang solid, Electric PLN tak sekadar menang—mereka mengirim pesan tegas kepada para pesaing. (*)








Komentar