BANDUNG | Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima kunjungan tim detikcom di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat (Mapolda Jabar), Kota Bandung. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menjadi ruang dialog terbuka membahas isu strategis keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Barat.
Dalam suasana santai namun substansial, Kapolda Jabar memaparkan berbagai langkah dan strategi Polda Jabar dalam menjaga stabilitas keamanan. Salah satu program yang menjadi sorotan utama adalah “Sauyunan Jaga Lembur”, sebuah gerakan kolaboratif yang mengedepankan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menegaskan bahwa keamanan bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan hasil dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Melalui Sauyunan Jaga Lembur, kami ingin membangun kesadaran kolektif agar masyarakat ikut menjaga lingkungannya dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujar Kapolda Jabar, Senin (12/1/2026).
Program tersebut dirancang untuk memperkuat ikatan antara polisi dan warga, sekaligus menjawab tantangan dinamika sosial yang semakin kompleks di tingkat lingkungan.
Tim detikcom yang hadir, Erna Mardiana, Baban Gandapurnama, dan Donny Febriansyah, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurut mereka, Sauyunan Jaga Lembur sejalan dengan kebutuhan masyarakat Jawa Barat saat ini, karena menempatkan warga sebagai subjek utama dalam menciptakan rasa aman.
Selain membahas kamtibmas, pertemuan ini juga membuka peluang kolaborasi strategis antara Polda Jabar dan detikcom, khususnya dalam penyampaian informasi yang edukatif, berimbang, dan konstruktif kepada publik.
Kapolda Jabar menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menekankan pentingnya media sebagai mitra strategis kepolisian.
“Media memiliki peran besar dalam membangun pemahaman dan kepercayaan publik. Sinergi ini penting agar informasi yang disampaikan akurat, menenangkan, dan mendukung terciptanya kamtibmas di Jawa Barat,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa menjaga keamanan bukan hanya soal patroli dan penegakan hukum, tetapi juga soal kolaborasi, komunikasi, dan kepercayaan antara kepolisian, media, dan masyarakat. (*)










Komentar