JAKARTA | Black garlic atau bawang hitam kini menjadi bintang baru dunia herbal. Melalui proses fermentasi 30–90 hari pada suhu 60–77°C, bawang putih berubah total warnanya hitam, teksturnya lembut, rasanya manis, tetapi kandungan nutrisinya justru meningkat berkali-kali lipat.
Bawang hitam kaya vitamin C, B, mineral, hingga antioksidan super kuat seperti S-Allylcysteine (SAC). Kombinasi inilah yang membuatnya dipercaya mampu, menjaga kesehatan jantung, menurunkan gula darah dan mencegah komplikasi diabetes, lebih ramah untuk penderita asam lambung, membantu menghambat pertumbuhan sel kanker, menjaga fungsi otak dari risiko Alzheimer dan Parkinson, menekan peradangan, hingga membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Tak hanya itu, sejumlah penelitian juga menunjukkan black garlic dapat membantu mencegah obesitas serta diabetes gestasional pada ibu hamil.
Di balik warna hitamnya, black garlic menyimpan masa depan kesehatan yang cerah membuktikan bahwa proses panjang bisa menghasilkan manfaat besar. (*)






Komentar