JAKARTA | Patok lele merupakan salah satu permainan tradisional Indonesia yang hingga kini masih dikenal di berbagai daerah sebagai bentuk hiburan rakyat. Permainan ini menggunakan dua tongkat kayu dan mengandalkan kelincahan, ketepatan, serta strategi antarkelompok, sehingga menjadi aktivitas yang bukan hanya menghibur, tetapi juga penuh nilai edukatif.
Permainan patok lele dimainkan oleh dua kelompok dengan jumlah anggota yang sama. Masing-masing tim bertugas mempertahankan tongkat mereka dari serangan lawan sembari berusaha memukul tongkat milik lawan. Kombinasi aksi saling menyerang dan bertahan inilah yang menjadikan permainan ini seru, kompetitif, sekaligus menantang.
Selain menjadi pengisi waktu senggang, patok lele juga kerap dimainkan pada peringatan hari-hari besar, menjadikannya bagian hidup dari tradisi masyarakat. Nilai kebersamaan dan gotong royong pun tercermin kuat dalam permainan ini.
Tak sekadar rekreasi, patok lele memiliki muatan edukatif yang tinggi. Para pemain belajar mengasah insting, meningkatkan ketepatan pukulan, bekerja sama dalam tim, serta menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai inilah yang menjadikan patok lele lebih dari sekadar permainan, tetapi juga media pembelajaran karakter bagi generasi muda.
Dengan segala keunikannya, patok lele tidak hanya berfungsi sebagai hiburan rakyat, namun juga menjadi simbol penting dalam upaya melestarikan budaya tradisional Indonesia agar tetap hidup dan dikenal sepanjang zaman. (*)










Komentar