SURABAYA| Suasana SMAN 5 Surabaya tampak berbeda pada Rabu (5/11/2025). Sejak pagi, ratusan siswa tampak bersemangat menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) ujian yang menjadi tolok ukur kesiapan mereka menatap masa depan. Di tengah kesibukan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir, memberikan suntikan semangat secara langsung.
“Tes ini bukan sekadar ujian, tapi latihan menuju gerbang masa depan,” ucap Khofifah, disambut tepuk tangan siswa.
Lebih dari 390 ribu pelajar SMA/SMK/MA hingga SMA Luar Biasa di Jawa Timur mengikuti TKA tahun ini. Meski tak menentukan kelulusan, hasilnya menjadi salah satu penilaian penting dalam seleksi perguruan tinggi negeri (PTN), terutama jalur tanpa tes.
Khofifah menegaskan, Jawa Timur ingin mempertahankan prestasi gemilangnya — enam tahun berturut-turut menjadi provinsi dengan siswa terbanyak diterima di PTN.
“Kami ingin prestasi ini terus berlanjut. Semangat anak-anak Jatim luar biasa, dan itu kekuatan terbesar kita,” katanya penuh optimisme.
Sementara itu, Prof. Biyanto, Staf Ahli Mendikdasmen, menyebut dukungan penuh Pemprov Jatim terhadap pelaksanaan TKA sebagai hal yang luar biasa.
“Ibu Khofifah satu-satunya gubernur yang turun langsung memantau dan mendukung penuh dari awal hingga pelaksanaan. Ini contoh nyata kepemimpinan yang peduli pendidikan,” ujarnya.
Meski sempat terjadi gangguan teknis kecil seperti mati listrik di beberapa lokasi, pelaksanaan ujian berjalan lancar. Tak ditemukan kebocoran soal, dan sistem pengawasan disebut jauh lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan siswa, Jawa Timur tak hanya menyiapkan generasi cerdas secara akademik, tapi juga tangguh secara mental dan berkarakter.
“Dari Surabaya, kita tunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai, tapi tentang mimpi dan daya juang,” tutup Khofifah penuh semangat. (*)






Komentar