Putus Terus, Kok Bisa? Ini Penyebab Utama Lampu Motor Cepat Mati!

Jakarta | Lampu motor Anda sering putus padahal baru diganti beberapa hari lalu? Jangan buru-buru salahkan kualitas bohlam! Ternyata, ada sejumlah ‘biang kerok tersembunyi’ yang kerap jadi penyebab utama lampu motor cepat rusak.

Fenomena ini tidak jarang dikeluhkan pengendara roda dua di Indramayu dan wilayah lainnya, khususnya pengguna motor harian yang aktif melintasi jalur padat atau berkendara malam hari.

 1. Aki Soak, Tegangan Ngaco

Aki yang sudah lemah atau soak seringkali jadi penyebab utama. Tegangan listrik yang tidak stabil menyebabkan aliran arus ke lampu menjadi naik-turun. Akibatnya, filamen lampu jadi cepat panas dan mudah putus.

“Kalau aki drop, lampu sering kena dampaknya. Tegangan jadi tidak konsisten,” ujar Rahmat, mekanik bengkel motor .

2. Kiprok Rusak, Listrik ‘Liar’ Tak Terkendali

Kiprok atau regulator rectifier berfungsi menstabilkan arus listrik dari mesin ke sistem kelistrikan. Jika rusak, tegangan yang masuk bisa melonjak tajam saat mesin digas. Hal ini membuat bohlam jadi ‘korban pertama’.

“Banyak yang datang ke bengkel, lampu putus terus, ternyata kiproknya jebol,” tambah Rahmat.

3. Getaran Kasar, Sokbreker Usang

Motor dengan kondisi sokbreker belakang yang keras atau rusak akan menimbulkan getaran berlebih saat melewati jalan bergelombang. Getaran ini merambat ke bagian lampu dan memperpendek usia filamen bohlam.

“Lampu itu sensitif terhadap getaran. Kalau sering lewat jalan jelek, ditambah shock keras, ya gampang putus,” ujar Dedi, teknisi spesialis lampu motor.

4. Kualitas Bohlam Murahan

Jangan tergoda harga murah. Banyak bohlam imitasi di pasaran yang memiliki kualitas jauh di bawah standar. Meskipun cahaya tampak terang, tapi usia pakainya hanya sebentar.

“Merek tidak dikenal, kadang terang banget tapi 3 hari langsung putus,” ungkap Andi, pengguna motor matik di Karangampel.

Tips Agar Lampu Motor Lebih Awet:

  • Gunakan bohlam original atau merek berkualitas.

  • Periksa kiprok dan aki secara rutin.

  • Hindari modifikasi kelistrikan tanpa pengaman.

  • Gunakan sokbreker yang masih empuk untuk meredam getaran.

Lampu motor bukan hanya soal penerangan, tapi juga keselamatan di jalan. Jika sering putus, jangan dibiarkan berlarut. Bisa jadi itu sinyal ada masalah serius di sistem kelistrikan motor Anda.

Ingat, lampu padam bukan sekadar sepele bisa berbahaya jika dibiarkan, terutama saat berkendara malam hari. Jangan tunggu celaka baru periksa motor Anda.(*)

Komentar

News Feed