Jakarta | Pernah mengalami momen menyebalkan ketika motor kesayangan mendadak “ngos-ngosan” saat melewati tanjakan? Padahal gas sudah diputar penuh, tapi tenaga tak juga keluar. Masalah ini bisa membuat pengendara panik, terutama di medan pegunungan atau jalan menanjak dengan lalu lintas padat. Lantas, apa sebenarnya penyebab motor sulit menanjak meski gas sudah maksimal?
Berikut ini 7 penyebab utama motor kehilangan tenaga saat menghadapi tanjakan:
1. Kampas Kopling Aus (Motor Manual)
Kampas kopling berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke transmisi. Jika aus, tenaga yang disalurkan menjadi tidak maksimal. Akibatnya, mesin meraung, tapi roda tak bergerak dengan semestinya.
2. CVT Bermasalah (Motor Matic)
Pada motor matik, masalah biasanya ada di sistem CVT. Jika v-belt longgar, roller aus, atau kampas kopling CVT menipis, tenaga tidak akan tersalurkan dengan baik ke roda.
3. Filter Udara Kotor
Filter udara yang kotor akan menghambat pasokan oksigen ke ruang bakar. Akibatnya, pembakaran tidak sempurna dan mesin kehilangan tenaga.
4. Karburator atau Injektor Tersumbat
Karburator (motor lama) atau injektor (motor injeksi) yang kotor membuat pasokan bahan bakar tersendat. Ini menyebabkan tenaga mesin tidak optimal, apalagi di medan menanjak.
5. Tekanan Ban Kurang
Ban yang kekurangan angin dapat meningkatkan hambatan gulir (rolling resistance). Ini membuat motor seperti berat ditarik, apalagi saat menanjak.
🔍 Solusi cepat: Cek tekanan ban ideal sesuai rekomendasi pabrikan.
6. Busi Lemah atau Rusak
Busi berfungsi memercikkan api untuk pembakaran. Jika kondisinya buruk, proses pembakaran jadi tidak sempurna, tenaga pun drop.
7. Beban Berlebih atau Salah Perhitungan Gigi
Seringkali motor dipaksa membawa beban berlebih di tanjakan, atau pengendara salah memilih gigi (pada motor manual). Ini bisa membuat motor kehabisan tenaga.
Motor yang sulit menanjak bukanlah masalah sepele. Selain membahayakan di jalan, kondisi ini bisa menjadi indikasi adanya kerusakan serius jika dibiarkan. Perawatan berkala, servis rutin, dan pemahaman karakter motor jadi kunci agar kendaraan tetap prima di segala medan.
Ingat: Jangan tunggu motor mogok di tanjakan baru periksa ke bengkel. (*)










Komentar