Jakarta | Jamur pada body motor mungkin terdengar sepele, tapi jika dibiarkan bisa merusak tampilan dan bahkan menurunkan nilai estetika kendaraan kesayangan Anda. Kemunculannya sering kali tak disadari, hingga akhirnya muncul bintik-bintik putih kecil yang sulit dihilangkan.
Salah satu penyebab utama jamur pada permukaan motor adalah sisa air yang tidak dilap hingga benar-benar kering. Ini sering terjadi setelah motor kehujanan atau selesai dicuci. Air yang tertinggal bisa menciptakan kelembaban pada permukaan cat, yang kemudian menjadi tempat ideal bagi jamur untuk tumbuh.
Musim hujan menjadi momen paling rawan. Motor yang sering terkena hujan dan tidak segera dikeringkan rentan mengalami pertumbuhan jamur, terutama di area tersembunyi seperti bawah tangki, sela-sela fairing, atau bagian dekat lampu depan dan belakang.
Tak hanya itu, kebersihan motor yang kurang terjaga juga turut andil dalam memicu masalah ini. Motor yang jarang dicuci atau dibersihkan secara berkala lebih mudah ditumbuhi jamur, apalagi jika sering diparkir di tempat lembab dan tidak terkena sinar matahari langsung.
Gejala awal jamur biasanya ditandai dengan munculnya titik-titik putih berukuran kecil pada body motor. Jika tidak segera ditangani, bintik tersebut bisa menyebar dan menyebabkan permukaan motor terlihat kusam, bahkan sulit dibersihkan hanya dengan air biasa.(*)










Komentar