Jakarta | Tak perlu alat canggih atau biaya mahal, cukup dengan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, Anda bisa mendapatkan mood yang lebih baik dan pikiran yang lebih tenang.
Banyak orang mengira olahraga itu rumit, harus di gym atau butuh peralatan khusus. Padahal, aktivitas sederhana seperti jalan kaki bisa menjadi kunci untuk menjaga kesehatan mental dan emosional.
Menurut berbagai studi, jalan kaki – terutama dalam bentuk brisk walk atau jalan cepat – terbukti bisa menurunkan stres, mengurangi kecemasan, hingga meningkatkan rasa bahagia. Tapi, kenapa aktivitas sesederhana ini bisa begitu berdampak pada mood?
Berikut 5 alasan ilmiah mengapa jalan kaki 30 menit sehari bikin hati lebih ringan dan pikiran lebih jernih:
1. Menurunkan Hormon Stres
Saat kita berjalan, tubuh menurunkan produksi kortisol, hormon yang bertanggung jawab atas stres. Bahkan, hanya dengan 10 menit jalan kaki, kecemasan bisa turun dan konsentrasi kembali meningkat.
2. Mengubah Sistem Saraf
Rutin berjalan ternyata bisa mengubah cara kerja sistem saraf. Menurut dokter Melina B. Jampolis, jalan kaki mengurangi rasa marah dan permusuhan, terutama bila dilakukan di alam terbuka sambil berjemur sinar matahari pagi.
3. Meningkatkan Produksi Melatonin
Jalan kaki di pagi atau sore hari juga membantu meningkatkan hormon melatonin, yang penting untuk tidur nyenyak. Ini membuat kita lebih rileks dan siap menghadapi hari esok.
4. Meningkatkan Endorfin, Hormon Bahagia
Gerakan tubuh saat berjalan merangsang pelepasan endorfin, zat kimia di otak yang memberikan perasaan bahagia dan membantu mengurangi rasa sakit.
5. Meditasi dalam Gerakan
Tanpa disadari, jalan kaki menjadi bentuk meditasi aktif. Selama berjalan, Anda melupakan masalah dan fokus pada langkah dan napas, memberikan efek menenangkan yang mirip seperti meditasi.
Jalan kaki bukan hanya aktivitas fisik, tapi juga “vitamin” untuk pikiran dan suasana hati. Jadi, mulai sekarang, sempatkan 30 menit setiap hari untuk berjalan. Tubuh sehat, pikiran pun bahagia. (*)










Komentar