Min.co.id ~ Jakarta ~ Di era serba cepat dan cashless seperti sekarang, siapa sih yang masih mau ribet hitung uang receh atau nunggu mesin EDC connecting? Jawabannya: hampir nggak ada. Karena sekarang ada QRIS Payment, sistem pembayaran berbasis QR Code yang bikin transaksi jadi semudah satu tap, satu detik, dan langsung beres.
Sejak diluncurkan oleh Bank Indonesia pada 2019, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terus mengalami lonjakan popularitas. Gaya hidup masyarakat yang makin digital membuat QRIS jadi bintang baru di dunia transaksi. Dan kabarnya, pengguna QRIS diprediksi tembus 128 juta orang pada 2025. Fantastis? Banget.
1. Transaksi Sekilat, Gaya Hidup Sekarang
QRIS menghilangkan drama transaksi. Cukup buka aplikasi dompet digital, scan QR code di merchant, masukkan nominal, dan done!
Enggak perlu bawa uang tunai atau gesek-gesek kartu. Praktis, cepat, dan cocok untuk siapa pun yang nggak mau ribet dari anak kampus sampai pekerja kantoran.
2. Soal Keamanan? Tenang, QRIS Punya Tameng Digital
QRIS bukan cuma cepat, tapi juga aman. Dengan teknologi enkripsi pada QR code, data pribadi pengguna tetap terlindungi.
Dibanding metode lama yang rawan skimming dan pencurian data, QRIS jadi opsi pembayaran yang lebih secure tanpa harus bawa dompet tebal kemana-mana.
3. Fleksibel di Mana Aja, Online Maupun Offline
Mau belanja di warung kaki lima? Bisa. Pesan makanan lewat aplikasi? Bisa juga.
QRIS dirancang fleksibel: dari merchant tradisional hingga e-commerce modern, semua bisa pakai satu standar pembayaran yang sama.
Enggak perlu punya banyak aplikasi, cukup satu QR code untuk semua jenis transaksi.
QRIS Payment bukan sekadar alat bayar, tapi cerminan gaya hidup baru. Cepat, aman, dan fleksibel. Tiga hal yang bikin QRIS bukan hanya tren sesaat, tapi solusi jangka panjang di era digital Indonesia.(*)
Editor : Achmad







Komentar