Min.co.id ~ Jakarta ~ Pernah merasa lelah meski usia masih muda? Bisa jadi, bukan kamu yang tua tapi jantungmu yang lebih dulu menua!
Di tengah gaya hidup serba cepat dan instan, jantung manusia modern menghadapi tantangan besar. Makanan cepat saji, stres berkepanjangan, kurang tidur, minim olahraga semuanya berkontribusi pada percepatan penuaan organ vital ini.
Menurut dr. Keshava R, HOD & Konsultan Kardiologi dari Manipal Hospital Old Airport Road, gaya hidup pasif dan konsumsi berlebihan jadi dua kombinasi mematikan bagi jantung.
“Kita tetap mengonsumsi kalori tinggi, tapi tidak mengimbanginya dengan aktivitas. Akhirnya, kelebihan berat badan dan tekanan pada jantung meningkat drastis,” ungkapnya.
Dulu, generasi sebelumnya terbiasa berjalan kaki berkilo-kilometer, tidur lebih awal, dan makan seadanya tapi sehat. Sekarang? Duduk berjam-jam di depan layar, camilan tinggi lemak selalu tersedia, dan stres jadi teman akrab setiap hari.
Gejala penuaan dini jantung bisa tak terasa hingga terlambat: tekanan darah tinggi, detak jantung tidak stabil, kelelahan kronis, hingga komplikasi kardiovaskular.
Lalu, bagaimana cara menyelamatkan jantung kita dari penuaan dini , Tidur Berkualitas Jangan anggap remeh. Tidur cukup bantu mengatur tekanan darah dan menurunkan stres , Olahraga Teratur: Cukup 30 menit sehari bisa memperkuat jantung dan menjaga berat badan tetap ideal , Pola Makan Sehat: Kurangi garam, gula, makanan cepat saji. Perbanyak sayur, buah, biji-bijian, ikan , Kelola Stres: Coba yoga, meditasi, atau sekadar hobi yang bikin rileks , Stop Merokok dan Alkohol: Keduanya adalah musuh utama jantung sehat.
Jangan tunggu sampai jantungmu berteriak minta tolong. Mulailah perlahan, karena menjaga jantung berarti menjaga masa depan.(*tbn)
Editor : Achmad










Komentar