Dari Rel ke Digital: KAI Logistik Memacu Laju Inovasi di Jalur Teknologi

Min.co.id ~ Jakarta ~ Di tengah derasnya arus digitalisasi yang membentuk lanskap industri logistik masa kini, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), tampil sebagai pionir yang tidak hanya melaju di atas rel baja, tetapi juga menapaki rel digital menuju masa depan yang lebih efisien.

Melalui layanan KALOG Express, KAI Logistik menghadirkan inovasi digital lewat aplikasi KAI Logistik TRAX, sebuah platform pengiriman barang ritel yang kini semakin menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan logistik yang cepat, mudah, dan terintegrasi.

“Kami menyadari bahwa dalam dunia logistik modern, kecepatan bukan hanya soal perjalanan, tapi juga proses. Dan digitalisasi adalah kunci dari semuanya,” ujar Direktur Keuangan KAI Logistik, Riki Jayaprawira, dalam pernyataan resminya, Sabtu (29/3/2025).

Dikembangkan sejak 2021 dan resmi diluncurkan pada 2022, aplikasi TRAX terus berevolusi. Versi awalnya mungkin sederhana, namun kini TRAX telah menjelma sebagai pusat kendali layanan logistik modern—dilengkapi fitur pengecekan tarif, pembayaran digital, pencarian lokasi service point, hingga layanan pickup dan drop barang.

Lonjakan pemanfaatan aplikasi ini pun tercatat tajam. Pada triwulan I tahun 2025, terjadi peningkatan transaksi sebesar 33% dibanding rata-rata tahun sebelumnya. Sementara itu, volume pengiriman barang yang diangkut melalui TRAX meningkat hingga 80%, dari 3.013 kg menjadi 5.426 kg per bulan.

“Data ini bukan sekadar angka, melainkan cermin dari kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh. Kami melihatnya sebagai mandat untuk terus berinovasi,” tegas Riki.

Dulu terbatas hanya di Pulau Jawa, kini aplikasi TRAX telah merambah lebih dari 200 titik layanan yang tersebar hingga ke Sumatera dan Bali. Jangkauan layanan pun meluas, dari pengiriman dokumen dan paket hingga barang berat seperti sepeda dan sepeda motor, dengan kapasitas angkut maksimal mencapai 300 kg per pengiriman.

TRAX tak sekadar aplikasi, ia adalah gerbang baru menuju distribusi cerdas, menjawab kebutuhan pelanggan yang dinamis dalam dunia serba cepat.

BPS mencatat bahwa lebih dari 83% perusahaan ekspedisi dan kurir kini telah memanfaatkan teknologi untuk memantau pesanan dan operator. KAI Logistik pun tak ingin tertinggal dalam perlombaan menuju efisiensi digital.

Dengan pendekatan “End-to-End Services” yang diusung dalam filosofi bisnisnya, KAI Logistik tak hanya membawa barang dari pintu ke pintu, tetapi juga menjanjikan pengalaman layanan logistik yang utuh, modern, dan bernilai tambah tinggi.

Dengan tagline “KAI Logistik Ispossible”, perusahaan ini bukan hanya menyuarakan semangat, tetapi membuktikannya. Kolaborasi layanan KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro memperkuat integrasi antar segmen logistik, menjadikan KAI Logistik sebagai pemain utama dalam skema pengiriman nasional yang efisien, terukur, dan dapat diandalkan.

“Kami tidak sekadar mengirimkan paket. Kami mengirimkan solusi. Dan solusi itu kini hadir dalam genggaman lewat TRAX,” pungkas Riki.

Di tengah ketatnya persaingan industri logistik, KAI Logistik memilih untuk melesat di atas rel dan jaringan digital sekaligus. Aplikasi TRAX adalah bukti nyata bahwa rel kereta api kini terhubung langsung dengan ruang digital masyarakat Indonesia, membentuk ekosistem logistik masa depan yang lebih cepat, cerdas, dan menyatu.

Satu sentuhan di layar ponsel, dan logistik pun bergerak. Selamat datang di era baru pengiriman. Selamat datang di KAI Logistik TRAX.(*)

Editor : Achmad

Komentar

News Feed