Min.co.id ~ Jakarta ~ Apem adalah makanan khas Jawa yang terbuat dari tepung beras yang difermentasi semalaman dengan campuran telur, santan, gula, tape, dan sedikit garam.
Kue ini kemudian dibakar atau dikukus, menghasilkan tekstur lembut dan cita rasa khas. Bentuknya menyerupai serabi, tetapi lebih tebal dan empuk.
Sejarah dan Tradisi
Menurut legenda, kue apem dibawa oleh Ki Ageng Gribig, keturunan Prabu Brawijaya, sepulang dari perjalanan suci. Ia membawa oleh-oleh tiga buah makanan, tetapi karena jumlahnya sedikit, istrinya membuat ulang kue tersebut agar bisa dibagikan kepada masyarakat.
Saat orang-orang berebut, Ki Ageng Gribig berseru “Yaqowiyu”, yang berarti “Tuhan, berilah kekuatan.”
Nama “apem” diyakini berasal dari kata Arab “affan”, yang berarti ampunan. Tradisi membagikan kue apem kemudian berkembang menjadi bagian dari ritual selamatan menjelang Ramadhan, sebagai simbol permohonan ampunan kepada Sang Pencipta.
Bahan dan Proses Pembuatan
Kue apem dibuat dari bahan utama:
1.Tepung beras
2.Gula kelapa
3.Ragi
Untuk aroma yang lebih harum, apem biasanya dikukus menggunakan takir dari daun pandan lebar. Jika tidak tersedia, bisa diganti dengan daun pisang yang dilapisi daun pandan.
Kelezatan dan filosofi di balik kue apem menjadikannya lebih dari sekadar camilan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang terus lestari di Nusantara.(*)
Editor : Achmad








Komentar