UMKM Tak Lagi Sendirian! Menteri Maman Siapkan Strategi Kolaborasi untuk Kemajuan Bisnis

Min.co.id ~ Jakarta ~ UMKM kini tak lagi berjuang sendiri! Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa pertumbuhan UMKM tidak bisa hanya mengandalkan modal dan bantuan pemerintah, tetapi juga harus didorong melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.

Dalam keterangannya pada Kamis (13/2), Maman mengungkapkan bahwa kementeriannya tengah menyiapkan langkah konkret, termasuk memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia sebagai pusat pelatihan UMKM.

“Daripada membangun pusat pelatihan baru yang membutuhkan waktu lama dan anggaran besar, lebih baik kita optimalkan fasilitas BLK yang sudah ada. Ini lebih efisien dan bisa segera dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM,” jelasnya.

Melalui program ini, UMKM akan mendapatkan pelatihan dalam manajemen bisnis, pemasaran digital, inovasi produk, hingga strategi ekspansi pasar.

UMKM Masuk Rantai Pasok Industri, Bukan Lagi Sekadar Penerima Bantuan

Maman juga menyoroti bahwa selama ini keterlibatan perusahaan besar dalam mendukung UMKM masih sebatas Corporate Social Responsibility (CSR), yang sifatnya sementara.

“Kami ingin mengubah pola pikir ini. UMKM tidak boleh hanya menerima bantuan sesaat, tetapi harus bisa menjadi bagian dari rantai pasok industri besar,” tegasnya.

Melalui skema Business to Business (B2B), UMKM akan didorong untuk bermitra langsung dengan perusahaan besar dan BUMN. Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapat bantuan modal atau pelatihan, tetapi juga akses pasar yang lebih luas, peluang kontrak jangka panjang, serta kepastian usaha yang lebih stabil.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Jika mereka berkembang, maka perekonomian Indonesia juga akan semakin kuat,” pungkas Maman.

Dengan strategi baru ini, diharapkan UMKM Indonesia bisa tumbuh lebih cepat, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi persaingan global.(*)

Editor : Achmad

Komentar

News Feed