Tif Exhibition 2025: Mahasiswa Polije Nganjuk Pamerkan Inovasi Teknologi Berbasis Kearifan Lokal

Min.co.id ~ Nganjuk ~ Inovasi teknologi berbasis kearifan lokal semakin mendapat tempat di dunia akademik. Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Jember (Polije) PSDKU Kabupaten Nganjuk sukses menggelar Tif Exhibition 2025, pameran tahunan tugas akhir mahasiswa yang menampilkan berbagai karya inovatif di bidang teknologi.

Bertempat di Kampus 3 Nganjuk, ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil karyanya, mulai dari aplikasi mobile, website, hingga Internet of Things (IoT). Tahun ini, pameran mengusung tema “Java Tech Exhibition”, yang menekankan pengembangan teknologi yang berpijak pada potensi lokal Kabupaten Nganjuk.

Ketua pelaksana acara, Vero Renanda, menegaskan bahwa Tif Exhibition tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan kebutuhan lokal, sehingga inovasi yang dihasilkan bisa benar-benar bermanfaat,” ujar Ratna Indah Anggraini, selaku Sie Acara.

27 Karya Mahasiswa Siap Berdampak bagi Masyarakat

Sebanyak 27 kelompok mahasiswa dari semester satu, tiga, dan lima turut serta dalam pameran ini. Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah aplikasi Nganjuk Visit, hasil pengembangan tim yang dipimpin Ahmad Bahrul Maarif.

Aplikasi berbasis website dan mobile ini menyajikan informasi wisata Kabupaten Nganjuk, mulai dari rekomendasi tempat wisata, kuliner khas, agenda event daerah, hingga fitur pemesanan tiket wisata secara online.

“Harapannya, aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Nganjuk untuk mendukung promosi wisata daerah,” ungkap Bahrul.

Tak hanya itu, timnya juga menerima tawaran kerja sama dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Nganjuk untuk mengembangkan aplikasi pendataan rumah tidak layak huni di wilayah tersebut.

Mendorong Kolaborasi antara Kampus dan Pemerintah Daerah

Penyelenggaraan Tif Exhibition 2025 semakin menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung digitalisasi daerah. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti sebagai tugas akhir, tetapi benar-benar bermanfaat bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap inovasi yang lahir dari mahasiswa Teknik Informatika Polije PSDKU Nganjuk ini bisa terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Vero.

Dengan semangat inovasi berbasis kearifan lokal, Tif Exhibition 2025 membuktikan bahwa teknologi bisa menjadi jembatan antara tradisi dan modernisasi, serta memberikan solusi bagi tantangan yang dihadapi daerah.(*)

Editor : Achmad

Komentar

News Feed