6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Otak Tanpa Anda Sadari

Min.co.id ~  Jakarta ~ Otak, sebagai pusat kendali tubuh manusia, memegang peranan penting dalam kesehatan dan kecerdasan. Namun, kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele dapat merusak kinerja otak dan bahkan mempengaruhi fungsi kognitif kita dalam jangka panjang. Dari stres hingga kebiasaan makan yang buruk, berikut adalah enam hal yang dapat merusak otak, seperti dilansir dari Prevention:

  1. Sering Stres Stres berlebihan tidak hanya merusak suasana hati, tetapi juga dapat memperburuk fungsi otak. Menurut ahli saraf Brenden Kelley dari Ohio State University, stres yang berkepanjangan berhubungan dengan penurunan skor IQ dan bahkan meningkatkan risiko Alzheimer.
  2. Obesitas Penelitian menunjukkan bahwa obesitas dapat memperburuk kinerja kognitif dan meningkatkan risiko demensia. Orang yang kelebihan berat badan juga cenderung mengalami gangguan memori jangka pendek.
  3. Konsumsi Gula Berlebihan Terlalu banyak makan makanan manis dapat merusak otak. Ahli saraf Allen Towfigh mengungkapkan bahwa konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan peradangan yang memengaruhi fungsi otak dan kemampuan kognitif. Bahkan, penderita diabetes berisiko lebih tinggi mengidap demensia.
  4. Multitasking Walaupun tampaknya efisien, multitasking justru bisa merusak otak. Menghadapi banyak tugas dalam waktu bersamaan dapat menurunkan fokus dan kualitas kinerja otak, menurut penelitian. Otak manusia tidak dapat menangani beberapa hal sekaligus seperti komputer.
  5. Jet Lag Perjalanan melintasi zona waktu bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh, mengganggu tidur, pola makan, dan kadar hormon. Penurunan fungsi kognitif akibat jet lag bisa bertahan hingga satu bulan, menurut penelitian dari University of California.
  6. Merokok Merokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga mengganggu suplai oksigen ke otak. Paparan karbon monoksida dari asap rokok mengurangi oksigen yang dibutuhkan otak, yang pada akhirnya memengaruhi fungsi kognitif.

Menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut dan menjaga pola hidup sehat adalah kunci untuk menjaga otak tetap tajam dan optimal. Dengan lebih memperhatikan kebiasaan sehari-hari, kita bisa melindungi kesehatan otak dan mencegah gangguan kognitif di masa depan.(*)

Editor : Achmad

Komentar

News Feed