Min.co.id ~ Jakarta ~Kapur barus, yang sering digunakan sebagai pembasmi serangga dan pencegah bau apak, ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius jika tidak digunakan dengan hati-hati. Berawal dari bahan alami yang terkandung dalam pohon kamper, kini kapur barus kebanyakan diproduksi dari bahan kimia sintetis, yakni naftalena, yang berasal dari pengolahan minyak bumi atau batu bara.
Penggunaan kapur barus memang sudah dikenal luas, tetapi sedikit orang yang tahu bahwa bahan kimia ini dapat membawa bahaya besar bagi kesehatan jika terhirup atau tertelan dalam jumlah banyak.
Berikut adalah sederet bahaya kapur barus yang perlu diwaspadai:
- Iritasi Hidung dan Mata
Paparan kapur barus dalam jumlah banyak bisa menyebabkan iritasi pada hidung dan mata. Zat berbahaya dalam naftalena yang terkandung dalam kapur barus dapat menimbulkan reaksi tubuh berupa peradangan dan rasa terbakar. - Pusing dan Mual
Aroma menyengat dan kandungan beracun pada kapur barus dapat memicu pusing dan mual. Terpapar bahan kimia ini terlalu lama, tubuh akan bereaksi dengan memberikan rasa pusing yang hebat serta mual. - Iritasi Kulit
Meskipun kapur barus digunakan untuk mengusir serangga, bahan kimianya bisa menyebabkan iritasi kulit, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Menyentuh kapur barus bisa menimbulkan rasa gatal, kemerahan, hingga luka pada kulit. - Kejang
Salah satu dampak serius jika kapur barus tertelan adalah terjadinya kejang-kejang. Gejala ini dapat muncul dalam waktu sekitar 90 menit setelah menelan bahan berbahaya tersebut, yang disebabkan oleh keracunan naftalena. - Anemia Hemolitik
Paparan naftalena dalam jumlah besar dapat merusak sel darah merah, yang menyebabkan anemia hemolitik. Gejala yang ditimbulkan antara lain kelelahan ekstrem, mual, muntah, diare, dan kulit yang tampak pucat atau kekuningan. - Kematian
Yang lebih mengerikan, kematian bisa terjadi apabila kapur barus tertelan dalam jumlah besar. Baik yang mengandung terpenoid alami atau naftalena sintetik, keduanya dapat memberikan efek yang sama fatalnya bagi tubuh manusia.
Dengan berbagai bahaya yang bisa ditimbulkan, sangat penting untuk menyimpan kapur barus dengan aman dan menghindari konsumsi secara tidak sengaja, baik oleh anak-anak maupun hewan peliharaan. Jika terjadi paparan dalam jumlah besar, segera lakukan penanganan medis untuk menghindari dampak yang lebih serius.
Kapur barus memang efektif untuk membasmi serangga dan mencegah bau apak, namun penting untuk selalu menggunakan produk ini dengan cermat dan hati-hati demi menjaga keselamatan kesehatan diri dan keluarga.(*)
Editor : Achmad










Komentar