Mengenal Alat Komunikasi di Perahu Nelayan

Min.co.id – Indramayu – Kualitas berkendara tidak hanya ditentukan dari fasilitas kenyamanan. Ada hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yaitu keamanan. Apalagi jika Anda mengendarai kapal yang risiko keamanannya cukup tinggi, mengingat berlayar di tengah laut.

Wartawan Min.co.id berkesempatan mewawancarai salah satu juragan perahu di Indramayu, yaitu Mamet terkait alat komunikasi di perahu nelayan.

“Laut tidak seperti ruas jalanan darat yang kondisinya bisa diprediksi. Ancaman ombak ganas atau cuaca badai selalu mengintai. Itulah kenapa dibutuhkan alat komunikasi yang memadai di kapal. Alat komunikasi membantu tetap terhubung ke pusat untuk memberikan update kondisi dan posisi secara rutin,” ujar Mamet.

Marine VHF Radio, Alat komunikasi satu ini sangat berfungsi dalam situasi darurat. Bahkan ada pihak coast guard yang selalu memantau selama 24 jam.

Setiap kapal dianjurkan untuk memiliki dua perangkat marine VHF radio agar bisa standby di dua channel penting.

Pertama adalah channel 16 yang digunakan untuk keadaan dan panggilan darurat hingga peringatan keselamatan. Sedangkan channel kedua adalah channel 13 yang biasanya digunakan untuk berkomunikasi antar kapal di tengah laut, terutama apabila ada informasi penting.

Perahu yang dibawa Mamet sudah ada alat komunikasi ini untuk jaga-jaga jika ada bahaya yang mengancam, agar bisa segera meminta bantuan. (Vino)

Komentar

News Feed